DPMPTSP Batam Luncurkan BETUAH, Layanan Jemput Bola Urus Perizinan Usaha ke Lokasi Pelaku Usaha

Penulis: Teuku Fahreza  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 14:28:01 WIB
Petugas DPMPTSP Kota Batam mendatangi lokasi usaha untuk mengurus dokumen perizinan melalui program BETUAH di Batam, Rabu.

BATAM — DPMPTSP Kota Batam tidak lagi sekadar menunggu pelaku usaha datang ke meja layanan. Lewat program BETUAH, petugas justru yang bergerak mendatangi lokasi usaha untuk mengurus dokumen perizinan dan kewajiban pelaporan investasi.

Kepala DPMPTSP Kota Batam Reza Khadafy mengatakan inovasi ini merupakan layanan jemput bola yang dirancang untuk memangkas jarak antara pemerintah dan pengusaha.

“Untuk saat ini, inovasi terbaru yang sedang kami lakukan adalah BETUAH yang merupakan inovasi pelayanan jemput bola. Kami sudah menjalankan program BETUAH ini dari awal tahun 2026,” ujar Reza di Batam, Rabu.

Apa Saja yang Didapat Pelaku Usaha dari Program BETUAH?

Program ini tidak hanya mengurus perizinan dasar. Petugas DPMPTSP memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pengurusan izin berbasis risiko, bantuan teknis penggunaan sistem Online Single Submission (OSS), hingga pendampingan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Reza menambahkan, layanan ini juga bertujuan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap legalitas usaha. Melalui edukasi langsung di lapangan, pengusaha diharapkan lebih memahami kewajiban mereka tanpa harus kebingungan mencari informasi sendiri.

Digitalisasi dan Penyederhanaan Alur Jadi Pilar Kedua

Selain BETUAH, DPMPTSP Kota Batam juga terus mendorong transformasi digital. Proses perizinan disederhanakan, layanan konsultasi diperbanyak, dan sistem OSS dipermudah aksesnya.

“Dengan transformasi layanan ini, pelaku usaha memperoleh kepastian dan kemudahan dalam memenuhi kewajibannya,” kata Reza.

Dua strategi ini—jemput bola dan digitalisasi—berjalan beriringan. Pemerintah kota ingin proses perizinan menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Tidak ada lagi alasan bagi pelaku usaha untuk menunda pengurusan dokumen karena kesulitan akses.

Target: Iklim Investasi Makin Kondusif

Reza berharap kehadiran BETUAH dapat mendorong kepatuhan pelaku usaha sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik. Pada akhirnya, iklim investasi di Kota Batam diharapkan semakin kondusif.

“Kemudian mempermudah akses pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan dan akuntabel,” ujar dia.

Batam selama ini dikenal sebagai salah satu kota industri dan perdagangan utama di Indonesia. Dengan inovasi seperti BETUAH, pemerintah kota berupaya menjaga daya saing daerah di tengah persaingan investasi antarwilayah.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top