Transaksi QRIS di Kepri Tembus Rp 6,74 Triliun per Mei 2026, BI Gelar CERNIVAL untuk Perkuat Literasi Digital

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:23:31 WIB

BATAM — Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau mencatat volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di daerah itu mencapai 57,60 juta transaksi dengan nilai Rp 6,74 triliun hingga Mei 2026. Angka tersebut tumbuh 101,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, nilai transaksi QRIS di Kepri bahkan sudah menembus Rp 11,55 triliun dengan volume 99,44 juta transaksi.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau Ardhienus mengatakan pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap transaksi nontunai. “Kondisi tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap transaksi nontunai,” ujarnya saat membuka CERNIVAL 2026 di Batam, Jumat.

Pasar Malam Digital Jadi Ujung Tombak Edukasi

CERNIVAL 2026 dikemas dengan pendekatan hiburan agar masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS. Salah satu daya tarik utama adalah Pasar Malam Digital, di mana pengunjung bisa menikmati wahana permainan dan aktivitas hanya dengan melakukan pembayaran QRIS senilai Rp 1.

Selain itu, bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha binaan Bank Indonesia dan perbankan juga menerapkan transaksi nontunai secara penuh menggunakan QRIS. Ardhienus menekankan bahwa tugas selanjutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat memahami manfaat QRIS dan menggunakannya secara aman.

QRIS Cross Border Tumbuh 511 Persen, Kepri Andalkan Wisatawan

BI Kepri juga terus memperluas implementasi QRIS lintas negara, mengingat posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. “Karena itu, BI juga terus memperluas implementasi QRIS Cross Border agar wisatawan mancanegara dapat bertransaksi lebih mudah saat berkunjung ke Kepri,” kata Ardhienus.

Sepanjang 2025, transaksi QRIS oleh wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand di Kepulauan Riau mencapai 221.812 transaksi. Angka itu meningkat 511,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Melalui CERNIVAL 2026, BI berharap literasi keuangan digital masyarakat terus meningkat dan penggunaan QRIS semakin meluas, mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Kepri.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: gokepri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top