TANJUNGPINANG — Selvi Gibran yang didampingi Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar tiba di Pulau Penyengat untuk menjalani serangkaian kegiatan. Rombongan Seruni KMP langsung disambut di dermaga sebelum memulai ziarah ke makam tokoh Melayu.
Di kompleks makam tersebut, Selvi bersama rombongan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan. Makam Raja Ali dan Engku Puteri Hamidah merupakan situs bersejarah yang erat dengan jejak Kesultanan Riau-Lingga dan perkembangan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau.
Usai berziarah, rombongan melanjutkan kunjungan ke SD Negeri 009 Penyengat. Selvi menyaksikan langsung proses belajar mengajar dan berinteraksi dengan para siswa serta guru. Ia tampak antusias melihat berbagai hasil karya buatan para murid. Di salah satu ruang kelas, Selvi menyimak pembacaan cerita pendek hasil karya seorang siswi dan memberikan apresiasi secara langsung.
Seruni KMP juga menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan peralatan olahraga kepada SD Negeri 009 Penyengat. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar dan aktivitas fisik siswa di sekolah yang berada di kawasan Pulau Penyengat tersebut.
Rangkaian kunjungan ditutup di Balai Adat Indera Perkasa. Selvi bersama rombongan berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM yang ditampilkan di pelantaran balai adat. Mereka melihat berbagai produk unggulan khas Pulau Penyengat, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner lokal. Selvi mengaku terkesan dengan keindahan Pulau Penyengat yang berpadu dengan kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang masih terjaga.
Di sela kunjungan, Gubernur Ansar Ahmad menyambut baik kedatangan Ibu Selvi dan rombongan. “Kami berharap Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang membanggakan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Dewi Kumalasari Ansar yang mendampingi Selvi sepanjang kegiatan juga memberikan apresiasi. “Semoga kunjungan ini membawa manfaat bagi anak-anak dan perhatian yang diberikan seperti ini tentu menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” kata Dewi.