BPJS Kesehatan Batam Siapkan Sistem Pembayaran NADI JKN, 159.997 Warga Batam Jadi Sasaran Utama

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 07 September 2026 | 18:41:02 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam Harry Nurdiansyah memaparkan kesiapan sistem pembayaran Program NADI JKN di kantornya, Senin (17/2).

BPJS Kesehatan Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), tengah menyiapkan sistem dan infrastruktur pembayaran Program Menabung Demi Iuran JKN (NADI JKN) yang diluncurkan pada 4 Agustus 2026. Program ini menyasar 159.997 peserta PBPU aktif di Batam dan 23.196 warga Karimun agar kepesertaan JKN tetap aktif.

BATAM — BPJS Kesehatan Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan Program Menabung Demi Iuran JKN (NADI JKN) masuk tahap persiapan sistem dan infrastruktur pembayaran. Sosialisasi kepada calon pengguna mulai digencarkan melalui berbagai kanal layanan sebelum program diterapkan lebih luas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam Harry Nurdiansyah mengatakan, sosialisasi NADI JKN dilakukan lewat media sosial, Pemberian Informasi Langsung (PIL), BPJS Kesehatan Keliling, Virtual Online Layanan (VIOLA), hingga Care Center. Edukasi tahap awal ini bertujuan agar masyarakat memahami mekanisme dan manfaat program sebelum diluncurkan secara resmi.

Sasaran Utama: Pekerja Informal dengan Penghasilan Tidak Tetap

NADI JKN dirancang untuk membantu peserta menyiapkan iuran secara bertahap, baik melalui platform digital maupun konvensional, sebelum jatuh tempo pembayaran. Skema menabung ini menyasar peserta PBPU atau pekerja sektor informal yang penghasilannya tidak menentu, seperti pengemudi ojol, pedagang, petani, dan nelayan.

“Melalui prinsip menabung secara bertahap, peserta diharapkan tidak perlu menunggu hingga mendekati tanggal jatuh tempo untuk menyiapkan seluruh pembayaran iuran,” kata Harry di Batam, Senin.

Data Kepesertaan: 263 Ribu Warga Batam Berstatus Non-Aktif

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Batam, sasaran peserta NADI JKN mencakup PBPU aktif sebanyak 159.997 warga Batam dan 23.196 warga Karimun. Adapun peserta non-aktif tercatat 263.115 warga Batam dan 48.424 warga Karimun, ditambah peserta penangguhan iuran dan warga yang belum memiliki JKN.

Harry menegaskan, kepesertaan yang tetap aktif menjadi kunci agar masyarakat bisa memanfaatkan program JKN saat membutuhkan layanan kesehatan. Program NADI JKN yang diluncurkan pada 4 Agustus 2026 ini menjadi salah satu inovasi untuk mendorong peserta lebih mudah memenuhi kewajiban iuran.

BPJS Kesehatan Batam juga terus mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif sebagai bentuk perlindungan kesehatan jangka panjang.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top