KEPULAUAN RIAU — AHA digarap bersama kolektif global yang mencakup musisi, seniman, dan pencerita. Pihak penyelenggara menyebutnya sebagai "brand-new visual, musically immersive symphony of senses" — pengalaman yang memadukan cahaya, suara, musik, dan narasi dalam satu ruang.
Winfrey mengaku gagasan AHA muncul saat ia menyaksikan malam pembuka residensi U2 di Sphere. Ia terpesona oleh kemungkinan pemanfaatan ruang tersebut sebagai alat membangun kesadaran dan pemahaman tentang diri sendiri serta hubungan antarmanusia.
"'AHA' is a dream that came to me as I sat in awe at the opening night of U2 at the Sphere, mesmerized by the possibilities of how the space could be used as a tool for creating greater awareness and understanding of ourselves and our connection to each other," ujar Winfrey dalam pengumuman resmi.
Ia menyebut proses penciptaan AHA sebagai puncak dari segala hal yang ia bicarakan dan kerjakan sepanjang hidupnya. "Creating this experience has felt like the culmination of what I've spoken about and worked towards my entire life," katanya.
Pertunjukan dua jam ini menampilkan sejumlah nama lintas disiplin. Selain Jacob Collier dan Ocean Vuong, ada musisi Ajeet serta penyanyi gospel Wintley Phipps. Sisi musik ditangani komposer nominasi Oscar Max Richter sebagai music director dan pencipta musik orisinal, bersama musisi peraih Grammy Jason White sebagai vocal director, serta komposer dan produser elektronik nominasi Grammy Jon Hopkins.
Naskah AHA ditulis Tarell Alvin McCrane, penulis skenario peraih Oscar yang juga Artistic Director Geffen Playhouse. Karya orisinal untuk pertunjukan ini datang dari seniman Es Devlin dan Plum Village Monks. Sutradara Ethan Tobman dipercaya mendesain pengalaman ini, sementara Baz Halpin, pendiri Silent House Group peraih Emmy, bertindak sebagai produser.
Live Nation bertindak sebagai penyelenggara. Winfrey sendiri menjabat executive producer bersama Jennifer Rudolph Walsh, Tara McNally Montgomery dari Harpo Entertainment, Ben Winston dari Fulwell Entertainment, Andrew Maxwell Mangino, dan Evan Sharp, co-founder Pinterest yang juga consulting producer.
AHA memanfaatkan teknologi generasi terbaru Sphere, termasuk LED display beresolusi tertinggi di dunia yang melingkupi penonton dari atas, sekeliling, hingga menyatu dengan ruang. Venue ini juga dilengkapi Sphere Immersive Sound, sistem audio kelas konser yang diklaim paling canggih saat ini.
Sejak dibuka 2023 lewat residensi perdana U2, Sphere telah menjadi tuan rumah Phish, Eagles, Kenny Chesney, Backstreet Boys, Carín León, Metallica, hingga Anyma. September 2024, venue ini mulai merambah ajang olahraga lewat UFC.
Sphere juga rutin menayangkan The Wizard of Oz, adaptasi imersif 4D berdurasi 75 menit dari film klasik 1939, hasil kolaborasi dengan Warner Bros. Tayangan itu tercatat sangat populer.
AHA menambah daftar panjang eksperimen hiburan berskala besar di venue yang jadi rujukan teknologi pertunjukan live ini. Tiket dan detail penjualan belum diumumkan dalam pengumuman tersebut.