HUT ke-4 Punokawan Batam Gelar Lomba Karaoke Lagu Jawa, 50 Peserta Lintas Suku Ikut Bersaing

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Rabu, 16 September 2026 | 22:55:31 WIB
Peserta membawakan lagu berbahasa Jawa pada babak penyisihan lomba karaoke HUT ke-4 Punokawan Batam.

BATAM — Lomba karaoke lagu Jawa yang digelar Punokawan Batam terbagi dalam empat babak, terdiri dari tiga babak penyisihan dan satu babak final. Setiap peserta wajib membawakan dua lagu, satu lagu berbahasa Jawa, Madura, atau Sunda, serta satu lagu pilihan bebas. Babak penyisihan dimulai sejak 3 September 2026.

Pelaksana lomba, Indrawati, menyebut peserta yang mendaftar melebihi kuota yang tersedia. "Lomba karaoke semacam ini, apalagi yang terbilang spesifik dan unik, cukup diminati warga masyarakat, terbukti peserta lomba Karaoke lagu Jawa ini membludak hingga banyak yang tak tertampung karena keterbatasan kuota peserta," ujar Sugeng Triawan, pelaksana lain dalam acara tersebut.

Lagu Jawa Jadi Alat Perekat, Bukan Sekat Suku

Ketua Punokawan Batam yang akrab disapa Ki Demang, H. Sutardi, SE, menegaskan kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya Jawa di tanah perantauan. Tujuannya agar keturunan Jawa dan generasi berikutnya tidak melupakan budaya leluhur.

"Walaupun melestarikan budaya Jawa, kami tetap tidak mengabaikan prinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, makanya dalam Lomba ini, tetap kita juga lombakan lagu selain bahasa Jawa, dan pesertanya juga dari berbagai suku di Batam ini," kata Sutardi.

Salah satu pendiri dan sesepuh Punokawan, Sukatno, menambahkan bahwa visi misi perkumpulan ini selalu mengarah pada pelestarian seni budaya Jawa di perantauan. Setiap kegiatan Punokawan, katanya, selalu melibatkan suku lain untuk berpartisipasi.

"Kami disini melestarikan seni budayanya ya, bukan ingin mengedepankan kesukuan kami, makanya setiap kegiatan Punokawan, kami selalu mengajak suku-suku lain untuk berpartisipasi, seperti lomba karaoke ini, ada beberapa peserta dari suku lain, seperti melayu, batak, padang dan nias," ujar Sukatno.

Zhunet dari Tanjung Uma Juarai Lomba meski Bukan Warga Jawa

Dari 50 peserta yang tersebar di berbagai wilayah Kota Batam, terpilih 10 finalis dari tiga sesi babak penyisihan. Zhunet dari Tanjung Uma tampil sebagai yang terbaik dan berhak menyabet Piala H. Sutardi.

Kemenangan Zhunet yang bukan berasal dari suku Jawa menunjukkan lomba ini terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut melestarikan seni budaya. Berikut daftar lengkap pemenang lomba karaoke lagu Jawa HUT Punokawan ke-4 tahun 2026:

  • Juara 1: Zhunet dari Tanjung Uma
  • Juara 2: Ria Astrini dari Bengkong
  • Juara 3: Begawan Adibyo dari Nongsa
  • Juara Harapan 1: Slamet Kabul dari Bengkong
  • Juara Harapan 2: Trisnawati dari Bengkong
  • Juara Harapan 3: Ridwan dari Bengkong

Wilda Didapuk Jadi Juri, Sponsor dari Sejumlah Pihak

Artis penyanyi Batam, Wilda, dipercaya menjadi juri dalam lomba ini. Wilda merupakan mantan finalis ajang pencarian bakat stasiun TV nasional, di antaranya Finalis DMD MNC TV 2018 dan Finalis Rising Star Dangdut MNC TV 2022.

Indrawati menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang mendukung kegiatan, antara lain H. Muhammad Rudi, H. Sutardi, SE, Randi Zulmariadi, Savoria, Kopi Tubruk Gajah, SS Skylink Tour and Travel, dan Yayasan Jantung Indonesia Batam.

Sutardi berharap Punokawan dapat terus memberi kontribusi bagi pelestarian budaya Jawa sekaligus membantu menggiatkan pariwisata di Kota Batam dan Kepulauan Riau. "Kami baru berkembang, untuk kami mohon dukungan penuh dari pemerintah daerah, agar kami bisa lebih meningkatkan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan kami," ujarnya.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: rasio.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top