Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Bersertifikat Nasional untuk Atlet Difabel

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Sabtu, 19 September 2026 | 10:38:02 WIB

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang menyiapkan tenaga pendamping bersertifikat grade nasional bagi atlet difabel melalui National Paralympic Committee Indonesia daerah setempat. Seorang staf Dispora telah dikirim ke Solo, Jawa Tengah, untuk mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel. Langkah itu melengkapi bantuan hibah dana pembinaan yang selama ini disalurkan kepada para atlet paralimpik di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

TANJUNGPINANG — Kepala Dispora Tanjungpinang Ruli Friady menyatakan pihaknya sudah mengirim seorang staf ke Solo untuk mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel dan memperoleh sertifikat grade tingkat nasional. Dengan sertifikat itu, Dispora dinilai memenuhi syarat mendampingi atlet difabel pada pertandingan nasional maupun internasional.

"Jadi, kalau ada pertandingan atlet difabel, baik nasional maupun internasional, dari Dispora sudah memenuhi syarat untuk pendampingan," kata Ruli usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Daerah Para Tenis Meja di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Tanjungpinang, Kamis.

Hibah Dana dan Modal Prestasi dari Peparnas 2025

Selain menyiapkan pendamping bersertifikat, Dispora Tanjungpinang menyalurkan bantuan hibah dana untuk pembinaan atlet difabel. Ruli berharap dukungan tersebut membantu atlet difabel Tanjungpinang mempertahankan prestasi dan bersaing di tingkat lebih tinggi.

Modal itu sudah terlihat pada Pekan Paralimpiade Nasional 2025. Kontingen atlet Tanjungpinang meraih medali emas dari cabang renang dan perunggu dari menembak.

"Harapan kita para atlet NPCI terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Kejurda Para Tenis Meja 2026 Diikuti 12 Atlet

Ketua NPCI Kepri Fachrizal mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri, Pemkot Tanjungpinang, dan Kejaksaan Negeri terhadap pembinaan atlet paralimpik di daerah itu. Ia berharap dukungan pemerintah daerah bersama kejaksaan terus berlanjut agar atlet difabel memiliki kesempatan lebih luas untuk bertanding.

"Dari sisi olahraga, sahabat-sahabat kita yang disabilitas terus kita dorong. Harapan kami ke depan para atlet bisa ikut ajang olahraga, tak hanya di tingkat kota, tapi juga provinsi dan nasional," ucap Fachrizal.

Pada Kejurda Para Tenis Meja 2026, sebanyak 12 atlet ambil bagian, terdiri dari empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri (standing). Sebelumnya, NPCI Kepri juga menggelar Kejurda para menembak di Senggarang, Tanjungpinang.

Target Peparnas NTB-NTT Oktober 2026

Fachrizal berharap pembinaan olahraga para semakin menarik minat anak-anak SLB untuk menekuni olahraga dan meraih prestasi, sehingga lahir generasi penerus atlet difabel di Kepri.

"Salah satu tujuan kita, para atlet bisa ikut berkompetisi di Peparnas yang dijadwalkan di NTB dan NTT Oktober 2026," katanya.

Dengan pendamping bersertifikat nasional dan kejurda yang rutin digelar, jalur pembinaan atlet difabel Tanjungpinang kini bersambung dari tingkat kota hingga panggung paralimpik nasional.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top