TANJUNGPINANG — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang Erizal Abdullah meminta jajarannya memahami perjalanan panjang terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, Hari Jadi ke-24 Kepri pada 24 September 2026 menjadi momentum mengenang jasa para tokoh yang memperjuangkan lahirnya provinsi tersebut.
Erizal menilai keberadaan Provinsi Kepri punya kaitan langsung dengan perkembangan Kota Tanjungpinang dan instansi pemerintahan di dalamnya. Ia menyebut keberadaan Kemenag Kota Tanjungpinang juga merupakan bagian dari rangkaian perjalanan daerah itu.
"Beberapa hari ke depan, tepatnya pada tanggal 24 September 2026 akan diperingati Hari Jadi Kepri ke-24. Dan kita wajib berterima kasih kepada para pejuang Provinsi Kepri," kata Erizal Abdullah, Senin, 21 September 2026.
Dalam amanatnya, Erizal menyampaikan pelaksanaan Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang Nomor 1079/2026 tentang Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Surat edaran itu mengatur sejumlah kegiatan yang melibatkan pegawai pemerintahan di kota tersebut.
Seluruh pegawai pemerintahan di Kota Tanjungpinang diharapkan mengenakan baju kurung Melayu pada hari kerja mulai 21 hingga 26 September 2026. Aturan pakaian itu berlaku selama sepekan menjelang dan sesudah hari jadi provinsi.
"Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk turut memeriahkan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau," katanya.
Selain pakaian Melayu, Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang diminta memasang baliho, spanduk, umbul-umbul, serta ucapan Selamat Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Pemasangan atribut tersebut berlangsung mulai 21 hingga 30 September 2026.
Peringatan kali ini mengusung tema "Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan". Tema itu merujuk pada Pulau Penyengat sebagai salah satu titik bersejarah dalam perjalanan wilayah Kepulauan Riau.
Erizal menegaskan semangat memperingati hari jadi daerah tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Para pegawai, ujarnya, perlu menerjemahkan semangat itu lewat kontribusi dan perbuatan positif yang mengangkat nama baik daerah.
"Karena dengan adanya Provinsi Kepri maka adanya Kota Tanjungpinang, demikian pula dengan adanya Kemenag Kota Tanjungpinang," ujarnya.
Ia berharap seluruh pegawai Kemenag Kota Tanjungpinang terus memberikan kontribusi positif bagi Kota Tanjungpinang maupun Provinsi Kepri. Kontribusi itu, menurutnya, dapat dilakukan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat secara baik.
"Semoga kita pegawai Kemenag Kota Tanjungpinang selalu memberikan hal positif untuk Tanjungpinang dan Kepulauan Riau," tuturnya.
Erizal mengingatkan para pegawai agar memahami sejarah terbentuknya Provinsi Kepri. Menjadi bagian dari aparatur pemerintah saat ini, katanya, tidak terlepas dari perjalanan panjang perjuangan para tokoh pendiri dan pejuang daerah.
"Kita jangan sampai lupa pada sejarah. Dan sebagai orang Kepri kita harus tahu sejarah terbentuk dan lahirnya Kepri," katanya, mengakhiri.