KEPULAUAN RIAU — Maarten Paes menargetkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia sebagai bekal menuju Piala Asia 2027. Kiper 28 tahun itu menilai gelar juara akan membangun atmosfer positif sebelum berlaga di pesta sepakbola Asia pada Januari mendatang.
FIFA ASEAN Cup 2026 bergulir pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Premier Division, babak utama turnamen sepakbola antarnegara ASEAN yang digelar di bawah naungan FIFA.
Pada Grup A, Timnas Indonesia bersaing dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Format kompetisi mempertemukan juara masing-masing grup di partai final, sedangkan peringkat kedua akan memperebutkan tempat ketiga.
Indonesia sudah 35 tahun tidak mengangkat trofi di level timnas senior. Terakhir kali Merah Putih juara saat meraih emas SEA Games 1991. Indonesia memang kembali menyabet emas SEA Games 2023, tetapi ajang itu diikuti tim U-23, bukan skuad senior.
Panjangnya puasa gelar membuat target juara di FIFA ASEAN Cup 2026 terasa krusial. Turnamen ini menjadi panggung pertama Indonesia di level senior dengan format baru di bawah FIFA, sekaligus tolok ukur kekuatan skuad asuhan pelatih saat ini.
Setelah FIFA ASEAN Cup, Indonesia dijadwalkan berlaga di Piala Asia 2027 pada Januari. Paes ingin trofi di turnamen regional menjadi pijakan mental sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih berat di level Asia.
"Tujuan pertamanya adalah memenangkan trofi di sini dan membangun atmosfer yang sangat positif menjelang Piala Asia," kata Paes dikutip dari situs FIFA.
Kiper yang kini bermain di MLS itu menilai gelar juara bukan sekadar koleksi trofi. Menurutnya, kemenangan di turnamen regional bisa membentuk kepercayaan diri kolektif yang sulit dibangun lewat uji coba biasa.
Paes mengaku merasakan ikatan emosional dengan pendukung Timnas Indonesia. Atmosfer suporter yang fanatik disebutnya menjadi salah satu alasan dirinya betah memperkuat Merah Putih.
"Merasakan ikatan tersebut dengan tim dan para suporter adalah hal terindah dalam sepakbola," ujar Paes menegaskan.
Koneksi itu akan diuji langsung di FIFA ASEAN Cup 2026 saat Indonesia tampil di hadapan publik sendiri. Dukungan penuh tribun bisa menjadi faktor tambahan dalam laga-laga krusial Grup A melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Indonesia harus finis sebagai juara Grup A untuk langsung melaju ke final. Posisi kedua hanya menyediakan tiket ke perebutan tempat ketiga, hasil yang jelas jauh dari target juara.
Bagi Paes, trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar prestasi regional. Hasil di turnamen ini akan menjadi indikator kesiapan Indonesia sebelum bertarung di Piala Asia 2027 melawan tim-tim terbaik benua Asia.