Putri Bill Gates Jalankan Startup Phia Tanpa Modal Orang Tua

Penulis: Faisal Hasbi  •  Kamis, 24 September 2026 | 10:08:31 WIB
Phoebe Gates membangun startup Phia tanpa dana dari orang tuanya.

KEPULAUAN RIAU — Phoebe Gates, putri Bill Gates dan Melinda French Gates, membangun startup teknologi Phia tanpa suntikan dana dari orang tuanya. Melinda menegaskan tidak menanamkan uang di perusahaan putrinya agar Phoebe merasakan sendiri proses penggalangan dana, termasuk risiko ditolak investor. Pendekatan ini sejalan dengan keputusan Bill Gates yang hanya mewariskan kurang dari 1% hartanya kepada anak-anaknya.

Phia merupakan platform belanja yang membandingkan harga pakaian dari lebih dari 40.000 situs web. Phoebe Gates meluncurkan aplikasi ini bersama Sophia Kianni, teman sekamarnya di Stanford University.

Keputusan Melinda French Gates untuk tidak berinvestasi di Phia bukan tanpa alasan. Ia ingin putrinya membangun perusahaan secara mandiri, tanpa mengandalkan koneksi atau kekayaan keluarganya.

Alasan Melinda Menolak Investasi di Startup Putrinya

Dalam acara Power of Women's Sports Summit, Melinda menjelaskan sikapnya terhadap bisnis yang dijalankan Phoebe. Ia menyebut modal yang diperoleh Phoebe murni dari hasil kerja kerasnya sendiri.

"Dia mendapatkan modal bukan karena koneksi saya, bukan karena saya. Saya tidak mau menanamkan uang di sana," ujar Melinda, dikutip dari Times of India.

Melinda ingin Phoebe merasakan langsung proses penggalangan dana, termasuk kemungkinan ditolak oleh investor. Menurutnya, jika Phia adalah bisnis yang nyata, pihak lain seharusnya bersedia mendukungnya.

"Itulah yang saya katakan padanya. Dia belajar dan berkembang dari pengalaman ini," lanjutnya.

Sejalan dengan Keputusan Bill Gates Soal Warisan

Pendekatan Melinda sejalan dengan keputusan Bill Gates terkait warisan untuk anak-anaknya. Founder Microsoft itu menyatakan anak-anaknya akan menerima kurang dari 1% dari total kekayaannya setelah ia meninggal dunia.

Bill berpendapat memberikan warisan yang sangat besar kepada anak-anak belum tentu bermanfaat. Ia meyakini mereka sebaiknya meniti jalan hidup sendiri.

Prinsip yang sama diterapkan Melinda saat memilih tidak menggunakan kekayaan atau koneksi pribadinya untuk membantu Phoebe mendapatkan pendanaan. Ia ingin putrinya membangun Phia secara mandiri.

Profil Startup Phia dan Perjalanan Phoebe Gates

Phia diluncurkan pada 24 April tahun lalu sebagai platform pembanding harga pakaian. Aplikasi ini memungkinkan pembeli mencari penawaran terbaik dari puluhan ribu situs web.

Pada April 2025, Phoebe yang saat itu berusia 22 tahun mengungkapkan orang tuanya tidak mengizinkannya keluar dari Stanford untuk membangun startup. Keputusan itu menarik karena Bill Gates sendiri menempuh jalan berbeda saat mendirikan Microsoft.

Phoebe menjalankan Phia bersama Sophia Kianni, rekannya di Stanford. Keduanya membangun perusahaan rintisan teknologi ini dari nol tanpa fasilitas modal keluarga.

Kisah Phia menunjukkan bagaimana prinsip pendidikan anak di keluarga Gates diterapkan konsisten, bahkan ketika sang anak terjun ke dunia startup teknologi yang kompetitif.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top