NATUNA — Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, menyebut pertemuan itu sebagai kesempatan bagi pemerintah daerah membahas berbagai potensi yang bisa dikembangkan lewat kolaborasi dengan Australia. Ia menyatakan dinas-dinas terkait dilibatkan langsung dalam diskusi tersebut.
"Kami membawa dinas terkait, ada Dinas Perikanan, Baperida, Pariwisata, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi hari ini kita fokus berdiskusi sebelum nantinya ditentukan program apa yang akan dilakukan Kedutaan Besar Australia," ujar Boy.
Delegasi Australia dipimpin First Secretary Political Ryan Cunningham. Ia didampingi First Secretary Economic Trade and Sustainability Sarah Wilson, Unit Manager Human Development and Humanitarian Lulu Wardhani, serta perwakilan James Cook University, Ria Fitriana.
Menurut Cunningham, kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung peluang dan tantangan pembangunan di Natuna, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat maritim.
"Kami ingin menjajaki peluang dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, serta melihat bagaimana kerja sama dapat mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat maritim di Natuna," jelas Ryan.
Diskusi antara kedua pihak mencakup sejumlah bidang kerja sama yang berpotensi dikembangkan. Beberapa di antaranya:
Australia juga menunjukkan ketertarikan terhadap potensi infrastruktur berkelanjutan di kawasan kepulauan Natuna. Cunningham menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk melihat peluang pengembangan program kerja sama berikutnya.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, memaparkan kondisi geografis serta potensi yang dimiliki Natuna sebagai daerah kepulauan di wilayah perbatasan. Menurut Jarmin, kondisi geografis itu menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan akses transportasi masyarakat antarpulau.
Meski demikian, Natuna memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan, mulai dari sektor minyak dan gas bumi, pariwisata, Geopark Natuna, hingga perikanan dan kemaritiman.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak dan Ibu ke Natuna. Semoga diskusi ini menghasilkan program dan sinergi yang baik ke depan, terutama untuk pembangunan maritim dan perikanan," harap Jarmin.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki bentuk kolaborasi yang berpotensi dikembangkan antara Pemkab Natuna dan Australia. Namun, program konkret yang akan dijalankan masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut.