80 Persen Wilayah Batam Kembali Terima Air, BP Batam Siapkan 319 Trip Mobil Tangki

Penulis: Teuku Fahreza  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:02:01 WIB
Instalasi pengolahan air di Batam kembali beroperasi dengan kapasitas penuh untuk mempercepat pemulihan distribusi air.

BATAM — Sejumlah instalasi pengolahan air (IPA) di Batam sudah beroperasi dengan kapasitas penuh, namun sebagian pelanggan masih menunggu aliran air kembali normal. BP Batam mencatat IPA Duriangkang 1–4, Muka Kuning 1 dan 2, Tanjung Piayu, Tembesi, Sei Ladi, serta Sei Harapan telah bekerja pada kapasitas 100 persen.

Meski begitu, pemulihan belum merata. IPA Duriangkang 5 berhenti sementara setelah kembali terdampak pemadaman listrik PLN pada pukul 09.29 WIB. Sementara IPA Nongsa masih beroperasi dengan kapasitas 18,75 persen akibat penurunan elevasi air baku di Waduk Nongsa.

Wilayah yang Masih Terdampak Gangguan Distribusi Air

Gangguan di IPA Duriangkang 5 memengaruhi distribusi air ke KDA, Legenda, Buana Vista, Bukit Raya, Bida 3, GNC, Batu Besar, Sambau, Teluk Mata Ikan, dan sekitarnya. Adapun gangguan pada tangki ozon di Seraya berpotensi memengaruhi pasokan ke Seraya, Borobudur, Batu Ampar, Bengkong Polisi, Bengkong Langit, Bengkong Palapa, Melchem, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, dan sekitarnya.

Kawasan ujung jaringan dan dataran tinggi juga menjadi perhatian, termasuk Sagulung, Batu Aji, dan Marina. Tim teknis terus berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan pasokan listrik di titik-titik yang terdampak.

Anggota Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa pulihnya operasional instalasi tidak serta-merta membuat seluruh pelanggan langsung menerima aliran air secara normal.

"Pemulihan distribusi air membutuhkan proses karena jaringan perpipaan harus kembali terisi secara bertahap. Pelanggan yang berada di ujung jaringan atau di wilayah dengan elevasi lebih tinggi berpotensi membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali mendapatkan aliran air yang stabil," ujar Denny.

Rincian 319 Trip Mobil Tangki di Empat Wilayah

Untuk membantu warga yang masih mengalami keterbatasan pasokan air, BP Batam menyiagakan armada mobil tangki dengan target penyaluran 319 trip pada Selasa (13/10/2026). Penyaluran diprioritaskan untuk fasilitas kesehatan atau rumah sakit, rumah ibadah, serta permukiman yang masih terganggu.

Rencana distribusi dibagi ke dalam empat wilayah. Batu Aji dan sekitarnya mendapat 138 trip dengan 10 armada, Nongsa dan sekitarnya 100 trip dengan tujuh armada, Tiban, Sekupang, dan Marina 40 trip dengan tiga armada, serta Tanjung Uma dan sekitarnya 41 trip dengan dua armada.

Warga Diminta Tidak Ambil Air Langsung dari Waduk Duriangkang

BP Batam mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberi waktu bagi proses normalisasi distribusi air. Pengisian jaringan pipa harus dilakukan bertahap agar tekanan tidak meningkat mendadak dan menimbulkan risiko kebocoran.

Masyarakat juga diminta tidak mengambil air secara langsung dari Waduk Duriangkang menyusul beredarnya rekaman aktivitas tersebut di media sosial. Selain berisiko terhadap keselamatan, pengambilan air tanpa pengolahan tidak menjamin kualitas dan kebersihan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Area waduk berada dalam pengawasan petugas keamanan. Warga diharapkan menggunakan sumber air yang aman dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan pemulihan distribusi air.

Denny menegaskan bahwa koordinasi dengan operator dan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan air minum di Batam.

"Kami terus berkoordinasi dengan mitra operator dan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan optimal. Kebutuhan air merupakan bagian penting dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pemantauan operasional, penanganan wilayah terdampak, dan dukungan distribusi melalui mobil tangki terus dilakukan," ujarnya.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: durasi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top