Pencarian

Kebakaran Rumah di Desa Pengudang Bintan Hanguskan Kedai Sembako, 2 KK Terdampak Mengungsi ke Rumah Saudara

Rabu, 09 September 2026 • 03:12:01 WIB
Kebakaran Rumah di Desa Pengudang Bintan Hanguskan Kedai Sembako, 2 KK Terdampak Mengungsi ke Rumah Saudara
Api melalap rumah sekaligus kedai sembako milik Ahmad Yani di Desa Pengudang, Bintan, Selasa (8/9), hingga dua kepala keluarga mengungsi ke rumah saudara.

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang juga dijadikan kedai sembako di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Selasa (8/9). Dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa terdampak dan untuk sementara mengungsi ke rumah saudara. Pemkab Bintan melalui BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik.

BINTAN — Dua kepala keluarga (KK) dengan tujuh jiwa kehilangan tempat tinggal setelah rumah yang mereka huni di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, ludes dilalap api pada Selasa (8/9) pagi. Rumah milik Ahmad Yani tersebut juga berfungsi sebagai kedai sembako dan alat tulis kantor (ATK), yang seluruh isinya hangus terbakar.

Sekretaris BPBD Bintan Agus Ariyadi mengatakan, para korban untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat mereka. "Korban untuk sementara waktu mengungsi dulu ke rumah saudaranya, karena kondisi rumah dan seisinya ludes terbakar," kata Adi saat dihubungi Selasa malam.

Bantuan Logistik Langsung Disalurkan ke Lokasi

BPBD Bintan bergerak cepat dengan mendistribusikan paket sembako berisi beras, gula, susu, hingga mi instan kepada korban. Dinas Sosial Bintan turut menyalurkan bantuan berupa kasur lipat, matras, serta selimut untuk masa tanggap darurat.

Adi menyebutkan, langkah selanjutnya adalah Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Bintan akan turun ke lokasi untuk melakukan asesmen terhadap kerusakan dan menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan.

Api Membesar Dipicu Angin Kencang, Damkar Tempuh 45 Menit

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh Elsawati (30 tahun) kepada UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjung Uban sekitar pukul 08.10 WIB. Petugas membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit untuk mencapai lokasi karena jarak rumah korban yang cukup jauh di Desa Pengudang.

Saat petugas tiba, api sudah membesar. Kondisi diperparah oleh angin kencang, cuaca panas, serta sebagian besar struktur rumah yang terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun tidak berhasil.

Dugaan Berasal dari Korek Api, Polisi Masih Selidiki

Dari dugaan sementara, api berasal dari kelalaian anak yang bermain korek api. Namun, penyebab pastinya masih diselidiki oleh aparat kepolisian setempat.

"Api baru berhasil dipadamkan petugas damkar sekitar pukul 11.50 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkap Adi.

Seluruh harta benda dan dokumen kependudukan penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP ikut hangus dalam peristiwa tersebut. Pemkab Bintan menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa Ahmad Yani dan keluarga.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks