KEPULAUAN RIAU — Black Shark memperkenalkan Silver Blade Gaming Finger Sleeves 3 Pro, sarung jari khusus gamer dengan kandungan perak yang ditambah 15 persen dibanding versi sebelumnya. Produk ini menyasar pemain mobile game yang sering terganggu jari berkeringat atau swipe yang tidak terbaca. Dijual di China seharga 29,9 yuan (sekitar Rp79 ribu), belum ada informasi ketersediaan untuk pasar Indonesia.
Dibanding model sebelumnya, Black Shark menaikkan kandungan perak pada kain sebanyak 15 persen. Perak dipakai karena sifat konduktifnya membantu layar sentuh membaca input dengan lebih stabil.
Spesifikasi Utama Silver Blade 3 Pro
- Bahan: kain berbenang perak dengan kandungan perak naik 15 persen
- Ketebalan area sentuh: 0,28 mm
- Dimensi: 46 × 23 mm
- Desain: 3D dengan bahan elastis mengikuti bentuk jari
- Isi paket: dua sarung jari dan kotak logam 60 × 35 mm
Fitur Unggulan
Bagian yang bersentuhan langsung dengan layar hanya setebal 0,28 mm. Ketebalan ini menjaga sensitivitas sentuhan tetap terasa tipis, sehingga tidak mengubah feel saat menggeser layar atau menekan tombol virtual.
Struktur kainnya punya pori-pori halus yang menyerap keringat lalu menguapkannya. Untuk sesi ranked match panjang, fitur ini jadi nilai jual utama karena jari lembap sering bikin swipe meleset.
Black Shark mengklaim versi terbaru ini bertahan lima kali lebih lama dibanding model sebelumnya. Klaim tersebut belum disertai data pengujian resmi dari perusahaan.
Harga dan Ketersediaan
Silver Blade Gaming Finger Sleeves 3 Pro dijual di China dengan harga 29,9 yuan, setara sekitar Rp79 ribu. Paket penjualannya mencakup dua sarung jari plus kotak logam berukuran 60 × 35 mm.
Belum ada keterangan resmi soal jadwal masuknya produk ini ke Indonesia, termasuk apakah akan dijual lewat kanal resmi Black Shark atau distributor pihak ketiga.
Posisi di Pasar Aksesori Gaming
Sarung jari gaming sudah jadi aksesori umum di kalangan pemain mobile game kompetitif, terutama pengguna PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Free Fire. Harganya di pasaran lokal berkisar puluhan ribu rupiah, dengan bahan kain biasa atau campuran serat konduktif.
Keunggulan yang ditawarkan Black Shark ada di kandungan perak dan ketebalan area sentuh. Namun tanpa data uji ketahanan yang dipublikasikan, klaim "lima kali lebih awet" masih perlu dibuktikan lewat pemakaian nyata.
Untuk pemain yang sering mengalami masalah jari licin atau sentuhan gagal terbaca saat mabar intens, sarung jari ini masuk kategori aksesori murah yang layak dicoba. Pembeli Indonesia sebaiknya menunggu kejelasan distribusi resmi sebelum memesan dari luar negeri, mengingat harga jual di pasar lokal biasanya berbeda dari harga China.