KEPULAUAN RIAU — American Motors Corporation memperkenalkan AMC Buyer Protection Plan pada 1972, garansi 12 bulan atau 12.000 mil yang menutup hampir seluruh komponen kecuali ban. Program ini menjadi standar industri otomotif modern, jauh melampaui garansi 30 atau 90 hari yang lazim saat itu. Pemilik AMC bahkan mendapat mobil pinjaman dan penggantian biaya penginapan jika perbaikan tertunda.
Gerald Meyers, yang pernah menjabat sebagai manajer pembelian, wakil presiden teknik produk, hingga CEO AMC, merancang program ini sebagai pembeda di pasar yang saat itu belum mengenal perlindungan konsumen menyeluruh. Langkah tersebut muncul ketika produsen mobil Amerika umumnya hanya memberikan garansi terbatas 30 hingga 90 hari.
Cakupan Garansi yang Melampaui Zamannya
AMC Buyer Protection Plan menjamin hampir semua komponen kendaraan, mulai dari busi, kampas rem, hingga bohlam lampu. Satu-satunya pengecualian adalah ban. Jika perbaikan tidak selesai dalam satu hari sesuai janji, pemilik berhak mendapatkan mobil pinjaman tanpa biaya tambahan.
Fasilitas lain yang jarang ditemui pada era itu adalah penggantian biaya penginapan atau makan bagi pemilik yang berada lebih dari 100 mil dari rumah saat kendaraannya masuk bengkel. Cakupan ini bahkan melampaui banyak garansi modern, meski dari sisi durasi masih kalah panjang.
Dari Garansi 90 Hari ke Standar Industri
Sebelum AMC meluncurkan program tersebut, produsen lain menawarkan garansi 30 atau 90 hari. Beberapa memang memberikan periode lebih panjang, tetapi dengan syarat yang jauh lebih ketat dibandingkan cakupan bumper to bumper AMC.
Perlindungan konsumen yang kita kenal sekarang tidak serta-merta ada. Berbagai gugatan hukum mendorong lahirnya undang-undang perlindungan konsumen di tingkat negara bagian maupun federal di Amerika Serikat, termasuk lemon laws yang melindungi pembeli dari biaya perbaikan mahal pada mobil baru.
Jejak AMC di Industri Otomotif
AMC dikenal sebagai produsen yang sering terlupakan, padahal kontribusinya besar. Perusahaan ini mempopulerkan Jeep versi sipil, crossover SUV, dan mobil subkompak domestik di pasar Amerika. Nama AMC juga tercatat sebagai pelopor garansi menyeluruh dengan fasilitas tambahan yang meringankan pemilik saat kendaraan bermasalah.
Strategi garansi panjang kemudian diadopsi merek lain. Hyundai, merek Korea pertama yang masuk pasar Amerika, menawarkan garansi powertrain 10 tahun atau 100.000 mil pada model 1999 untuk menarik pembeli yang sensitif harga. Langkah itu berhasil menembus keraguan konsumen terhadap merek tanpa rekam jejak panjang.
Hyundai dan Kia masih menerapkan garansi powertrain tersebut hingga sekarang, meski reputasi keduanya sudah jauh membaik. Bagi industri otomotif secara keseluruhan, warisan AMC bukan hanya soal produk, tetapi juga standar perlindungan yang kini dianggap wajar oleh pembeli mobil baru di berbagai negara.