Kunjungi Kanwil Kemenag Kepri, Menag Nasaruddin Umar Gaungkan Layanan Ikhlas dan Kepedulian Lingkungan

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 15 Januari 2026 | 19:40:05 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar menanam pohon bersama Gubernur Kepri di Kanwil Kemenag Kepri.

TANJUNGPINANG – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar melakukan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (15/1/2026), usai melaksanakan Safari Subuh di Masjid Penyengat. Kunjungan ini diisi dengan penanaman pohon, peninjauan layanan publik, serta pengarahan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Kepri.

Dalam kunjungan tersebut, Menag Nasaruddin Umar didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Kepala Kanwil Kemenag Kepri Zoztafia. Mereka bersama-sama melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan Hijaukan Bumi, yang menjadi komitmen Kementerian Agama dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Selain itu, Menag meninjau Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Kepri untuk memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Pada kesempatan yang sama, ia juga menandatangani penyerahan lahan dari Kementerian Agama kepada Kanwil Kemenag Kabupaten Kepulauan Anambas serta penandatanganan pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Natuna.

Menag Nasaruddin Umar turut menyapa dan berdialog langsung dengan seluruh ASN Kemenag Kepri. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai Asmaul Husna dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Sebagai bagian dari Kementerian Agama, kita harus menghadirkan citra yang baik dan positif dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik tanpa mengharapkan imbalan atau pujian.

“Layani masyarakat dengan ikhlas, tetap sabar dan tersenyum meski menghadapi tantangan. Jika nilai-nilai ini dijalankan, insyaallah akan bernilai ibadah,” tegasnya.

Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dan integritas diri dengan menjauhi praktik korupsi serta segala bentuk perbuatan yang dilarang agama, agar pengabdian sebagai ASN benar-benar dilakukan semata-mata karena Allah SWT.

Reporter: Redaksi
Back to top