Pencarian

Ini Penyebab Orang Indonesia Masih Ragu Beli Mobil Listrik

Senin, 21 September 2026 • 10:08:02 WIB
Ini Penyebab Orang Indonesia Masih Ragu Beli Mobil Listrik
Pengamat otomotif Bebin Djuana menyebut harga baterai dan usia pakainya menjadi kekhawatiran utama calon pembeli mobil listrik di Indonesia.

KEPULAUAN RIAU — Pengamat otomotif Bebin Djuana menyebut harga baterai yang mahal dan usia pakainya jadi kekhawatiran utama calon pembeli mobil listrik di Indonesia. Kekhawatiran itu muncul di tengah pertumbuhan penjualan mobil listrik yang naik signifikan dibandingkan tahun lalu. Selain baterai, infrastruktur pengecasan dan perawatan berkala juga jadi pertanyaan yang belum terjawab bagi banyak konsumen.

Penjualan mobil listrik di pasar dalam negeri memang terus tumbuh. Model baru berdatangan dengan harga yang lebih terjangkau dari sebelumnya. Namun, pertumbuhan itu tidak serta-merta menghilangkan keraguan sebagian warga Indonesia untuk beralih ke kendaraan listrik.

Pengamat otomotif Bebin Djuana mengungkap sumber kekhawatiran terbesar calon pembeli ada pada baterai yang tersemat di mobil listrik. Menurutnya, komponen itu dianggap menakutkan karena dua hal sekaligus: biaya penggantian yang mahal dan usia pakainya yang terbatas.

"Ini bagian yang dianggap menakutkan karena biaya baterai dinilai sangat mahal dan juga usia pakainya," ujar Bebin dalam tayangan Autobizz CNBC Indonesia.

Harga Baterai Mobil Listrik Tembus Ratusan Juta

Kekhawatiran soal harga baterai bukan tanpa dasar. Biaya penggantian baterai sejumlah model yang beredar di Indonesia memang masih berada di kisaran ratusan juta rupiah.

Sebagai gambaran, baterai Hyundai Ioniq 5 berada di kisaran Rp 300-400 jutaan. Sementara untuk model yang lebih terjangkau seperti Jaecoo J5, harga baterainya masih di atas Rp 150 juta, tepatnya sekitar Rp 170 jutaan.

Angka-angka itu membuat calon pembeli menghitung ulang total biaya kepemilikan mobil listrik dalam jangka panjang. Bukan hanya harga beli unit, tetapi juga potensi pengeluaran besar saat baterai perlu diganti di luar masa garansi.

Garansi Baterai Jadi Penawar Keraguan

Sejumlah pabrikan menyadari persoalan ini. Mereka menawarkan garansi khusus untuk baterai mobil listrik, bahkan ada yang memberikan lifetime warranty dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Skema garansi itu menjadi salah satu faktor yang bisa meredam kekhawatiran konsumen. Namun, syarat yang menyertai garansi tetap perlu dicermati calon pembeli agar tidak salah paham soal cakupan perlindungannya.

Teknologi Baru, Perawatan Jadi Tanda Tanya

Bebin menilai mobil listrik masih tergolong hal baru bagi masyarakat Indonesia. Mobil konvensional sudah lebih dulu eksis puluhan tahun, sehingga ekosistem perawatannya sudah terbentuk dan dipahami pemilik kendaraan.

Kondisi berbeda terjadi pada mobil listrik. Muncul pertanyaan mendasar soal siapa yang akan menangani perawatan berkala kendaraan ini.

"Karena ini teknologi baru, muncul pertanyaan lain 'Siapa yang akan menangani perawatannya'?" ucap Bebin lagi.

Infrastruktur SPKLU Belum Dinilai Siap

Faktor lain yang membuat orang was-was adalah infrastruktur pengecasan. Kekhawatiran ini paling terasa ketika mobil listrik dipakai untuk perjalanan jauh di akhir pekan atau musim liburan dengan lalu lintas yang padat.

Bebin menggambarkan pengalaman pengguna mobil listrik saat harus mengantre dan menginap demi mendapatkan akses pengisian daya.

"Ini jadi cerita menakutkan lainnya. Apakah infrastruktur SPKLU sudah siap untuk menampung begitu banyak mobil? Tapi mereka tidak peduli. Mereka tetap melaju. Mereka bahkan rela menginap semalam untuk ngecas," ujarnya lagi.

Pertumbuhan penjualan mobil listrik di Indonesia memang berjalan cepat. Tapi selama tiga persoalan itu belum tuntas di mata konsumen, keraguan untuk membeli kemungkinan masih akan bertahan.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks