107 Sekolah di Kepri Terima Bantuan Revitalisasi Rp 97 Miliar pada 2026, Prioritas untuk Daerah 3T

Penulis: Faisal Hasbi  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 13:06:09 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meninjau revitalisasi fasilitas pendidikan di SMA Negeri 1 Batam.

BATAM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan langsung program revitalisasi ini saat berkunjung ke SMA Negeri 1 Batam. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memangkas kesenjangan kualitas fasilitas pendidikan antarwilayah, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.

Prioritas untuk Sekolah Rusak dan Wilayah Terpencil

Abdul Mu'ti menegaskan bahwa bantuan revitalisasi tidak diberikan secara merata ke semua sekolah. Pemerintah memprioritaskan satuan pendidikan dengan kondisi rusak berat serta sekolah yang berada di kawasan 3T.

“Kami ingin menciptakan sekolah yang aman dan nyaman. Kami prioritaskan di daerah 3T seperti di Kepri dan juga sekolah yang kondisinya sudah rusak,” ujarnya dalam sambutan di SMA Negeri 1 Batam, seperti dikutip dari Antara.

SD Negeri 001 Batam: Awalnya Rehab, Kini Dapat Ruang Kelas Baru

Dalam peninjauannya, Mendikdasmen menyoroti kondisi SD Negeri 001 Kota Batam. Sekolah yang semula hanya direncanakan mendapat rehabilitasi, kini akan dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru.

“SD 001 Kota Batam yang tadi kami kunjungi awalnya hanya rehab. Nanti akan kami alokasikan untuk penambahan ruang kelas baru,” jelas Abdul Mu'ti. Keputusan ini diambil setelah melihat langsung kebutuhan riil di lapangan yang memerlukan tambahan ruang belajar.

SMA Negeri 1 Batam: dari Dua Shift Menuju Satu Shift Pembelajaran

Salah satu penerima bantuan, SMA Negeri 1 Batam, saat ini menampung 1.852 siswa dengan 42 rombongan belajar. Keterbatasan 30 ruang kelas memaksa sekolah menerapkan sistem belajar dua shift.

Pelaksana Harian Kepala Sekolah SMAN 1 Batam, Hanafi, menyambut baik program ini. “Sekarang kami memiliki 30 ruang kelas dan masih dua shift pembelajaran. Melalui revitalisasi nanti akan ada pembangunan tiga ruang kelas baru dan rehabilitasi dua ruangan, sehingga pada 2026-2027 akan hanya ada satu shift pembelajaran,” katanya.

Menurut Hanafi, bantuan tersebut sangat krusial untuk meningkatkan kualitas lulusan. “Bantuan ini sangat bermanfaat agar sarana dan prasarana semakin mencukupi dan bisa meningkatkan kualitas lulusan. Harapannya dapat melahirkan pemimpin yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya.

Wagub Kepri: Dorong Efektivitas Program di Lapangan

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura berharap program revitalisasi ini mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah. “Program revitalisasi ini diharapkan membuat semua satuan pendidikan menjadi sekolah yang aman dan nyaman serta memiliki sarana dan prasarana yang memadai agar masyarakat bisa belajar dengan baik,” katanya.

Dukungan dari pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama dalam pendataan sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Program Tambahan: Bantuan PID dan Makan Bergizi Gratis

Dalam kunjungannya di Batam, Mendikdasmen juga meninjau pelaksanaan Program Indonesia Digital (PID) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program serta melihat langsung kondisi sarana dan prasarana di lapangan.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top