ANAMBAS — Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin menggelar program Jumat Curhat bersama nelayan di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat pekan lalu. Acara yang berlangsung di Aula Miranti, Letung, ini dihadiri oleh Bupati Kepulauan Anambas, Kapolres setempat, serta perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) se-Pulau Jemaja.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa Polda Kepri saat ini menempatkan lebih dari dua ratus personel kepolisian yang bertugas di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan jika menemukan anggota kepolisian yang bertindak tidak baik atau melanggar aturan.
"Saya titip anggota-anggota saya di sini. Jika ada yang bersikap tidak baik, silakan laporkan ke Polsek setempat, Polres Kepulauan Anambas, maupun langsung ke Polda Kepri," tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan para nelayan agar selalu berhati-hati saat menerima titipan barang dari pihak lain untuk dibawa menggunakan kapal. Imbauan ini untuk menghindari keterlibatan nelayan dalam pengiriman barang-barang terlarang.
"Kita harus saling bahu-membahu. Polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan," katanya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kapolda sempat membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak kecil. Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana di kampung, namun tetap memiliki mimpi besar hingga akhirnya mampu mencapai posisi seperti saat ini.
"Berikan anak-anak kita mimpi yang tinggi dan dukung mereka untuk meraihnya," pesannya kepada para nelayan yang hadir.
Para nelayan terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Komunikasi antara masyarakat nelayan dan aparat kepolisian berjalan lebih cair dan terbuka dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.