Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Kepri Ke-24, Yayasan BP3KR Siapkan Buku Sejarah Berdirinya Provinsi

Penulis: Zulkifli Arief  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:01:18 WIB
Danlanal Bintan menghadiri peringatan Hari Marwah Kepri ke-24 di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG — Momentum peringatan Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke-24 tahun ini tak sekadar seremoni. Yayasan Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Kepri mengumumkan rencana penyusunan buku sejarah yang akan menjadi dokumentasi resmi perjuangan pembentukan daerah termuda di Sumatra itu.

Buku Sejarah Diluncurkan Bertepatan Hari Jadi Kepri

Ketua panitia penyelenggara menyebutkan bahwa draf awal buku sejarah berdirinya Kepri akan dilaunching pada September 2026. Waktu tersebut sengaja dipilih bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau.

Buku ini diharapkan menjadi referensi utama bagi generasi muda tentang lika-liku perjuangan pemekaran Kepri dari Provinsi Riau. Selama ini, catatan sejarah perjuangan tersebut masih tersebar di berbagai sumber dan belum terkodifikasi dalam satu naskah utuh.

Danlanal Bintan Mewakili Dankodaeral IV Batam

Acara yang digelar Jumat (15/5/2026) itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan tokoh adat. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, MPM., hadir mewakili Komandan Kodaeral IV Batam.

Kehadiran perwira TNI AL tersebut menjadi simbol sinergitas antara aparat keamanan dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah kepulauan. Danlanal Bintan menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk mendukung pelestarian sejarah perjuangan daerah.

Nilai Budaya Melayu Jadi Pengingat Persatuan

Peringatan Hari Marwah Kepri juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi identitas provinsi. Para tokoh adat yang hadir mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman etnis dan agama di Kepri.

Provinsi Kepulauan Riau yang dimekarkan pada 2004 lalu memiliki karakteristik geografis unik dengan ribuan pulau. Semangat marwah atau harga diri menjadi fondasi bagi masyarakat untuk terus membangun daerah tanpa meninggalkan akar budaya.

Apa Itu Hari Marwah Kepri?

Hari Marwah diperingati setiap tahun untuk mengenang perjuangan para tokoh dan masyarakat dalam memperjuangkan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau. Yayasan BP3KR Kepri menjadi motor utama dalam proses pemekaran yang berlangsung puluhan tahun sebelum akhirnya disahkan.

Peringatan ke-24 tahun ini menjadi pengingat bahwa perjuangan pembentukan daerah bukanlah proses instan. Dibutuhkan kegigihan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkannya.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: targetberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top