Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Hadiri Sannipata Waisak di Tanjungpinang, Tegaskan Kepri Rumah Besar Toleransi

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 21:05:35 WIB
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura menghadiri perayaan Sannipata Waisak di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG — Perayaan yang digelar oleh Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Kepri ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan, serta para bhante dan biksu. Wagub Nyanyang menyebut Sannipata Waisak bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi nilai-nilai universal.

Nilai Waisak yang Relevan untuk Kehidupan Sosial

Nyanyang mengajak seluruh umat untuk menumbuhkan cinta kasih, perdamaian batin, kesederhanaan, dan semangat berkorban demi kebaikan sesama. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk memperkuat kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat Kepri yang majemuk.

"Perayaan ini menjadi pengingat bagi kita untuk membersihkan hati dari egoisme, menjernihkan pikiran dari prasangka, serta memperkuat komitmen dalam menebar kebajikan di tengah masyarakat," kata Nyanyang dalam sambutannya.

Kepri: Mozaik Keberagaman yang Saling Melengkapi

Wagub Kepri menekankan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat yang memisahkan. Ia menyebut masyarakat Kepri telah membuktikan bahwa hidup berdampingan secara damai adalah praktik sehari-hari, bukan sekadar konsep belaka.

"Masyarakat Kepri telah membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat yang memisahkan, tetapi mozaik indah yang saling melengkapi. Di atas tanah beradat Melayu ini, kita hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati," ujarnya.

Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan tersebut, menurut Nyanyang, menjadi bukti kokohnya kerukunan yang sudah terjalin di Kepri.

Harapan: Kedamaian Waisak Jadi Modal Sosial Daerah

Nyanyang berharap suasana damai yang tercipta dalam perayaan Waisak dapat dibawa ke lingkungan keluarga, tempat kerja, dan kehidupan bermasyarakat. Ia menilai kedamaian tersebut bisa menjadi modal sosial yang kuat dalam menjaga kondusivitas daerah.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Wagub Nyanyang mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhasakara kepada seluruh umat Buddha di Kepri.

"Mari kita terus berjalan bersama, saling menghormati, dan bergotong royong untuk membangun Kepulauan Riau yang maju, berbudaya, dan sejahtera," tutupnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepriprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top