KEPULAUAN RIAU — Pekan ini, Samsung diketahui telah mengirimkan pembaruan One UI 9 Beta 2 ke perangkat Galaxy S26 yang terdaftar di program beta Inggris. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Android Authority, yang menyebutkan bahwa Galaxy S26 Ultra milik tim mereka menerima notifikasi pembaruan tersebut.
Ukuran paket pembaruan yang mencapai 1,6 GB terbilang besar untuk sekadar perbaikan bug. Namun, isi changelog yang dibagikan Samsung tidak mencerminkan bobot unduhan tersebut.
Samsung mendetailkan beberapa koreksi yang disertakan dalam beta kedua ini. Perusahaan menyebut telah memperbaiki error pada pengaturan entry point di game booster, masalah di layar kunci yang perlahan bergerak ke bawah, dan kendala saat pengguna menghapus pesan secara massal.
Selain itu, ada perbaikan untuk LockStar — bagian dari sistem kustomisasi Good Lock — yang sebelumnya membuat font jam di layar kunci tidak bisa berubah. Samsung juga menyertakan perbaikan untuk:
Meskipun minim fitur anyar, Samsung turut menyematkan patch keamanan Juni 2026 dalam pembaruan ini. Hal ini mungkin menjelaskan sebagian dari besarnya ukuran unduhan 1,6 GB. Perangkat lain di jalur stabil biasanya baru menerima patch keamanan yang sama pada akhir pekan depan atau pekan berikutnya.
Beta 2 ini dirilis hanya dua pekan setelah Samsung meluncurkan One UI 9 Beta 1 untuk Galaxy S26. Pada beta perdana, Samsung memperkenalkan sejumlah perubahan antarmuka pada Quick Panel, termasuk pemisahan opsi brightness, sound, dan media player untuk kontrol yang lebih rapi. Fitur kustomisasi baru untuk aplikasi Samsung Notes juga diperkenalkan saat itu.
Langkah Samsung yang merilis beta kedua dalam waktu singkat menunjukkan percepatan pengembangan One UI 9, yang berbasis Android 17. Sementara itu, ponsel lawas seperti Galaxy S25 dan seri lainnya baru mulai menerima One UI 8.5 pada awal bulan ini, setelah melalui penundaan panjang dan uji beta yang berlarut.
Dengan ritme seperti ini, fitur-fitur baru yang lebih substansial kemungkinan baru akan muncul di beta-beta selanjutnya. Biasanya, kata Nickolas dari Android Central, fitur tersembunyi baru bisa ditemukan melalui penggalian kode lebih dalam. Untuk saat ini, Samsung memilih fokus pada stabilitas sistem terlebih dahulu.