24 Titik Panas Kepung Rokan Hilir, Warga Diimbau Siaga Karhutla di Tengah Musim Kering

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:19 WIB
titik panas terdeteksi di Rokan Hilir, imbauan siaga karhutla dikeluarkan oleh BMKG.

PEKANBARU — BMKG Pekanbaru melaporkan lonjakan titik panas di Pulau Sumatera mencapai 647 titik, dengan Riau menyumbang 35 di antaranya. Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira M, menegaskan data satelit terbaru menunjukkan Rokan Hilir menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi, jauh melampaui daerah lain seperti Rokan Hulu dan Pelalawan yang masing-masing hanya tiga titik.

Mengapa Rokan Hilir Paling Rawan?

Konsentrasi 24 titik api di satu kabupaten menandakan adanya aktivitas pembukaan lahan yang masif di tengah periode kekeringan. BMKG mengimbau masyarakat dan perusahaan perkebunan untuk menghentikan segala bentuk pembakaran lahan yang berpotensi memicu bencana ekologis. "Total hotspot di Riau terpantau sebanyak 35 titik dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir," tegas Yudhistira M dalam pernyataan resminya.

Selain Rokan Hilir, titik api juga terdeteksi di Rokan Hulu (3 titik), Pelalawan (3 titik), Bengkalis (2 titik), serta Indragiri Hulu, Siak, dan Kota Dumai yang masing-masing satu titik. Dua titik panas juga terpantau di Provinsi Kepulauan Riau, memperkuat sinyal waspada di kawasan pesisir timur Sumatera.

Apa Dampak Langsung bagi Warga?

Jika titik api tidak segera dipadamkan, kabut asap dipastikan akan menyelimuti permukiman di sekitar lokasi karhutla. Warga di Rokan Hilir dan daerah penyangga berpotensi mengalami gangguan pernapasan serta penurunan jarak pandang yang membahayakan aktivitas sehari-hari. BMKG secara khusus mengimbau aparat penegak hukum dan satuan tugas darat untuk meningkatkan patroli pengawasan, terutama di kawasan hutan lindung dan lahan gambut yang rentan terbakar.

Lonjakan titik panas di Sumatera juga menjadi alarm bagi pemerintah daerah lain. Aceh menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak (174 titik), disusul Sumatera Selatan (166 titik), dan Bangka Belitung (106 titik). Sumatera Barat mencatat 64 titik, Bengkulu 56 titik, Jambi 21 titik, Lampung 13 titik, dan Sumatera Utara 10 titik.

Langkah Penanganan dan Imbauan

Satgas darat di Rokan Hilir diminta bergerak cepat melakukan pemadaman sebelum api meluas ke lahan gambut yang sulit dipadamkan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apapun, serta segera melaporkan titik api ke kantor pemadam kebakaran atau posko karhutla terdekat. Pemerintah daerah juga diharapkan menyiapkan masker dan posko kesehatan antisipasi jika kabut asap mulai menyebar ke pemukiman.

Bagaimana Warga Bisa Melindungi Diri?

Warga di zona rawan karhutla disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah jika asap mulai terlihat. Gunakan masker N95 atau masker kain basah saat beraktivitas, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas atau iritasi mata. Pastikan juga stok air bersih mencukupi untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang menyertai musim api tahun ini.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: spiritriau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top