Museum Batam Raja Ali Haji Resmi Operasikan Teater Mini Rp 400 Juta, Tarif Masuk Mulai Rp 5.000

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:20 WIB
Teater mini digital di Museum Batam Raja Ali Haji resmi beroperasi sejak awal 2026 dengan biaya Rp 400 juta.

BATAM — Pengalaman berkunjung ke Museum Batam Raja Ali Haji tak lagi sekadar melihat koleksi statis. Sejak awal 2026, museum di Kota Batam, Kepulauan Riau, ini mengoperasikan teater mini digital yang dibangun dengan dana Rp 400 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan teater mini tersebut sudah berjalan sekitar lima bulan terakhir. Fasilitas ini menjadi bagian dari amenitas museum yang sebelumnya belum tersedia.

Apa yang Bisa Ditonton di Teater Mini Museum Batam?

Teater mini ini memutar film pendek tentang sejarah Batam dan profil museum secara digital. Sifatnya yang digital memungkinkan konten diperbarui atau digunakan untuk pemutaran film komunitas.

“Kami ada tampilan tetap tentang museum ini sendiri dan sejarah Batam. Karena sifatnya digital, ke depan juga bisa digunakan untuk pemutaran film atau kegiatan komunitas yang berkaitan dengan edukasi dan kebudayaan,” ujar Ardiwinata dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Berapa Tarif Masuk Museum Batam Raja Ali Haji?

Pemerintah Kota Batam membedakan tarif masuk berdasarkan kategori pengunjung. Pelajar cukup membayar Rp 5.000 per orang, masyarakat umum Rp 10.000, dan wisatawan mancanegara Rp 15.000.

Dengan adanya teater mini, pihak museum optimistis pendapatan retribusi daerah bisa meningkat. “Tentu menjadi salah satu kekuatan museum untuk menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan retribusi daerah,” kata Ardiwinata.

Antusiasme Pelajar Cukup Tinggi

Ardiwinata menilai animo masyarakat, khususnya pelajar, cukup baik sejak teater mini dibuka. Fasilitas ini menjadi tambahan daya tarik bagi rombongan sekolah yang berkunjung ke museum.

Museum Batam Raja Ali Haji buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Pengelola dapat menyesuaikan jam layanan untuk rombongan wisatawan tertentu.

Target Naik ke Museum Tipe A

Saat ini museum yang berdiri sekitar empat tahun lalu itu telah terakreditasi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan status tipe B. Pemerintah Kota Batam menargetkan peningkatan status menjadi tipe A.

“Ke depan kami berharap Museum Batam Raja Ali Haji dapat terus berkembang dan ditingkatkan menjadi museum tipe A. Apalagi jumlah museum di Kepulauan Riau masih terbatas, sehingga museum ini menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Batam kepada masyarakat,” jelas Ardiwinata.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top