Gubernur Ansar Ahmad Dorong Karimun Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kepri, Ini 3 Potensi Utamanya

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Senin, 15 Juni 2026 | 23:36:31 WIB
Gubernur Ansar Ahmad memaparkan potensi Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kepri.

BATAM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan peta jalan transformasi ekonomi untuk mengembalikan posisi daerah sebagai pusat pertumbuhan di kawasan utara Indonesia. Salah satu andalannya adalah Kabupaten Karimun yang dinilai memiliki keunggulan strategis.

Gubernur Ansar Ahmad menyebut letak Karimun yang berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia, serta berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, menjadi modal utama. Kawasan ini juga memiliki kawasan industri dan investasi yang terus tumbuh.

Potensi Ekonomi Karimun: Industri, Pariwisata, dan Konektivitas

Dalam forum yang digelar di Aston Batam Hotel & Residence itu, Ansar memaparkan tiga sektor yang bisa dikembangkan secara simultan. Pertama, sektor industri dan perdagangan yang didukung oleh posisi geografis Karimun di jalur strategis.

Kedua, sektor pariwisata yang menunjukkan tren positif pascapandemi Covid-19. “Kepri memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Kita terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat daya saing destinasi wisata serta meningkatkan konektivitas dengan negara-negara tetangga,” ujar Ansar.

Ketiga, pengembangan infrastruktur transportasi udara. Menurut Ansar, peningkatan kapasitas bandara di Karimun menjadi kunci untuk menarik investasi dan memperkuat mobilitas masyarakat serta pelaku usaha.

Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

Ansar menegaskan pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah terus memperjuangkan proyek-proyek strategis yang memperkuat hubungan antarpulau maupun akses ke negara tetangga.

“Karimun mempunyai potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu andalan ekonomi Kepri. Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, peluang pertumbuhannya sangat terbuka,” katanya.

Ia optimistis bandara yang lebih representatif akan mendukung aktivitas ekonomi yang terus berkembang di Karimun. “Kita ingin mengembalikan Kepri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Indonesia,” tambah Ansar.

Lokakarya Bahas Peluang Secara Komprehensif

Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Kepala BP Kawasan Karimun Iwan Setiawan, dan Kepala Bidang Perhubungan Laut Pemprov Kepri Azis Kasim Djou. Acara ini juga dihadiri Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dan Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembiring.

Melalui forum tersebut, potensi dan peluang pengembangan ekonomi Karimun dibahas secara komprehensif. Tujuannya mendorong daerah itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Kepulauan Riau dan kawasan utara Indonesia.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: keprionline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top