BATAM — Sebanyak 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, kini mendapatkan fasilitas baru dan pendampingan pengasuhan yang lebih baik. Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang digagas PGN tidak hanya memberikan alat permainan edukatif, tetapi juga pelatihan bagi para pengasuh.
Enam orang pengasuh di daycare tersebut memperoleh pendampingan langsung dari psikolog. Tujuannya meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas bagi anak-anak.
“Masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Karena itu, PGN memandang bahwa perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pengasuhan menjadi investasi penting untuk masa depan,” kata Area Head PGN Batam Wendi Purwanto dalam keterangan resmi, Rabu.
Program ini juga melibatkan orang tua secara aktif. Sebanyak 16 orang tua mendapatkan layanan konseling dan edukasi pengasuhan agar memiliki pemahaman yang sama mengenai pola asuh yang tepat di rumah.
“Pendekatan ini dilakukan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama mengenai tumbuh kembang anak serta pola pengasuhan yang tepat untuk diterapkan di rumah,” ujar Wendi.
PGN memberikan bantuan alat tumbuh kembang anak berupa sarana edukatif dan permainan. Alat-alat ini dirancang untuk membantu perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak.
Program TAMASYA merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN. Tujuannya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif.
PGN berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium. Anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai cinta lingkungan, mulai dari menjaga kebersihan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan.
“Melalui berbagai kegiatan edukatif, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bermanfaat,” kata Wendi.
PGN juga menggandeng Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan edukasi keluarga. Ke depan, PGN berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Batam.