NATUNA — Operasi pencarian terhadap Arif (26), nelayan warga Kampung Terayak, Kecamatan Subi, masih terus berlangsung hingga Sabtu (20/6/2026) pagi. Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan tim gabungan menemukan tanda-tanda keberadaan korban setelah menyisir tepi barat pantai, mulai dari Subi Kecil hingga Subi Besar.
“Kami menemukan barang yang telah dikonfirmasi merupakan bagian dari pompong milik Arif, antara lain penutup mesin pompong dan jerigen minyak,” ujar Abdul Rahman dalam keterangannya, Jumat malam.
Arif terakhir kali terlihat berangkat mengantar ransum menuju Kapal Lengkong sebelum melanjutkan aktivitas melaut seperti biasa. Keluarga melaporkan korban tidak kembali hingga larut malam, yang kemudian memicu pencarian oleh warga dan aparat setempat.
Operasi hari pertama melibatkan unsur SAR gabungan dari masyarakat Kecamatan Subi, Pos Angkatan Laut Subi, Kepolisian Sektor Subi, Dinas Perhubungan Subi, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.
Hingga pukul 23.50 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Kantor SAR Natuna memutuskan menghentikan sementara operasi karena kondisi waktu telah larut dan keterbatasan jarak pandang.
“Kami akan terus mengupayakan proses pencarian terhadap korban dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Abdul Rahman.
Pencarian hari kedua dijadwalkan dimulai Sabtu pagi dengan menyisir titik-titik yang belum terjangkau pada malam sebelumnya. Nelayan setempat juga diminta melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan Arif di sekitar perairan Subi. (*)