NATUNA — Sebanyak 150 personel TNI dan anggota Persit Koorcab Natuna PD I mengikuti sosialisasi bahaya HIV/AIDS yang digelar di Markas Yonkomposit 1 Gardapati, belum lama ini. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara satuan tempur tersebut dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna.
Dalam sambutannya, Komandan Batalyon Komposit 1 Gardapati, Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.Hi., menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Natuna yang telah memberikan edukasi langsung kepada prajurit. Ia menekankan bahwa pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS menjadi modal penting dalam menjalankan tugas.
“Kerja sama ini sangat berharga agar kita memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya. Kita tidak hanya mempelajari cara mencegah penularan, tetapi juga menghilangkan pandangan keliru terhadap penyakit ini. Kesehatan diri dan keluarga adalah modal utama dalam menjalankan tugas negara,” ujarnya.
Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna memaparkan materi secara komprehensif. Materi mencakup penyebab dan cara penularan HIV/AIDS, gejala awal yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko penularan.
Pemeriksaan dini menjadi salah satu poin penting yang ditekankan. Menurut pemateri, deteksi sejak awal dapat memperpanjang harapan hidup penderita dan mencegah penularan lebih luas ke lingkungan sekitar.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan narasumber guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Beberapa pertanyaan yang mengemuka antara lain terkait mitos yang beredar di masyarakat tentang HIV/AIDS serta cara mendampingi rekan atau keluarga yang ter