KEPULAUAN RIAU — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) merilis data penjualan ritel nasional untuk bulan Mei 2026. Pabrikan asal Jepang itu membukukan market share 17,4%, melanjutkan tren positif yang sudah terbangun sejak awal tahun. Angka ini sekaligus menegaskan posisi Daihatsu sebagai salah satu pemain utama di pasar otomotif dalam negeri.
Menariknya, hampir seluruh kendaraan Daihatsu yang terjual di dalam negeri—sekitar 99%—merupakan produk rakitan pabrik lokal. Hal ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata ADM terhadap rantai industri otomotif Indonesia.
Daihatsu juga tercatat sebagai merek nomor satu di segmen kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta. Pencapaian ini menurut pengamat otomotif @Arviansyah23 tidak terlepas dari kombinasi harga terjangkau, efisiensi bahan bakar, biaya kepemilikan rendah, serta jaringan purna jual yang luas—faktor yang sangat dihargai konsumen Indonesia.
Dari sisi model, kontributor utama penjualan Daihatsu hingga Mei 2026 masih didominasi dua lini. Pertama, Gran Max Series—baik varian Blind Van maupun Minibus—yang menjadi andalan para pelaku usaha. Kedua, segmen LCGC melalui Sigra dan Ayla yang terus memberikan volume penjualan signifikan.
“Peningkatan market share ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari wilayah urban hingga rural,” ujar Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, dalam rilis resminya.
Untuk mempertahankan momentum, Daihatsu menjalankan program MIDYEAR SURPRISE DEAL sejak 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dalam program ini, pelanggan yang membeli mobil Daihatsu berkesempatan memenangkan unit yang dimodifikasi secara spesial.
Selain itu, tersedia juga Paket Tukar Tambah Spesial, Paket Kredit Spesial, dan Diskon Spesial. Sri Agung—yang bulan ini memasuki masa pensiun—menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Daihatsu sebagai solusi mobilitas.