Tim SAR Gabungan Temukan Balita Ibas di Gorong-Gorong Batam pada Hari Ketiga Pencarian, Korban Ditemukan Meninggal

Penulis: Zulkifli Arief  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:30:42 WIB
Tim SAR gabungan menemukan balita Ibas meninggal di gorong-gorong Batam setelah tiga hari pencarian.

BATAM — Operasi pencarian balita Ibas (2) yang dilaporkan hanyut terbawa arus gorong-gorong di Tanjung Sengkuang berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban pada pukul 07.15 WIB, Rabu (24/6/2026), setelah tiga hari melakukan penyisiran.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang Eryk Subariyanto mengonfirmasi bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Korban kemudian langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Eryk, Rabu siang.

Penyisiran Terbagi Dua Regu Sejak Subuh

Operasi pada hari ketiga dimulai pukul 06.30 WIB. Tim membagi personel menjadi dua regu pergerakan. Regu pertama menyisir aliran drainase perumahan Tanjung Sengkuang, sementara regu kedua menyisir dari area muara drainase, pesisir pantai Tanjung Buntung, hingga ke kawasan pesisir mangrove di perairan Sengkuang.

Upaya gabungan ini membuahkan hasil dalam waktu kurang dari satu jam sejak operasi dimulai. Korban ditemukan pada pukul 07.15 WIB, mengakhiri pencarian yang telah berlangsung sejak Senin (22/6/2026).

Operasi Resmi Ditutup, Apresiasi untuk Seluruh Unsur SAR

Dengan ditemukannya Ibas, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Eryk menyampaikan ucapan turut berdukacita kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Ia juga memberikan apresiasi atas sinergi dan kerja keras seluruh unsur potensi SAR, termasuk TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, Tagana, hingga masyarakat sekitar. Mereka telah bahu-membahu sejak hari pertama operasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya gorong-gorong dan drainase terbuka di pemukiman padat penduduk, terutama saat musim hujan atau debit air tinggi. Belum ada pernyataan resmi dari Pemkot Batam terkait evaluasi infrastruktur drainase di kawasan Tanjung Sengkuang pascakejadian ini.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: vnews.click This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top