BATAM — Rencana investasi berskala besar dari Firmus Technologies, perusahaan AI yang digawangi raksasa chip Nvidia, menegaskan posisi Batam sebagai kawasan tujuan investasi digital kelas dunia. Proyek pusat data AI ini akan menjadi yang pertama di Indonesia dan digarap melalui kerja sama strategis dengan DayOne.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan komitmen penuh untuk menyediakan fondasi energi yang andal bagi proyek tersebut. Menurutnya, kehadiran pusat data ini bukan sekadar membangun gedung dan server, melainkan menciptakan ekosistem ekonomi digital baru.
"PLN Batam berkomitmen memastikan fondasi energi yang andal agar investasi tersebut dapat tumbuh, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam," kata Kwin Fo dalam pernyataan resmi yang dikutip Selasa.
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menilai kehadiran Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne merupakan langkah strategis yang memperkuat posisi Batam dalam rantai nilai ekonomi digital dunia. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini membuktikan Batam siap bertransformasi menjadi pusat infrastruktur AI berskala global.
Melalui dukungan BP Batam sebagai pengelola kawasan, kesiapan energi dari PLN Batam, serta kolaborasi dengan DayOne dan pelaku industri global, Batam diharapkan mampu menjadi gerbang investasi teknologi masa depan bagi Indonesia.
Pemilihan Batam sebagai lokasi pusat data AI pertama Firmus Technologies di Indonesia tidak lepas dari dukungan infrastruktur dan kebijakan kawasan. BP Batam sebagai badan pengelola kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dinilai mampu memberikan insentif serta kemudahan bagi investor teknologi.
Selain itu, kesiapan pasokan listrik dari PLN Batam menjadi faktor krusial. Pusat data AI membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkapasitas besar untuk menjalankan ribuan server dan sistem pendingin secara non-stop.
Proyek ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja berkualitas dan membuka peluang bagi ekosistem digital di Batam. Kehadiran Firmus Technologies juga diharapkan memicu investasi ikutan dari perusahaan teknologi lain yang ingin memanfaatkan infrastruktur pusat data AI tersebut.
PLN Batam menyebut bahwa investasi di sektor data center akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mulai dari sektor konstruksi, logistik, hingga jasa teknologi informasi. "Yang sedang dibangun adalah ekosistem ekonomi digital baru," ujar Kwin Fo.