BATAM — Langkah Firmus Technologies yang memilih Batam sebagai lokasi proyek perdananya di Indonesia mendapat sokongan penuh dari sisi infrastruktur kelistrikan. PLN Batam memastikan sistem kelistrikan yang stabil dan berkapasitas besar menjadi prioritas utama untuk menopang operasional pusat data AI yang membutuhkan pasokan energi tanpa henti.
Firmus Technologies, perusahaan yang didukung oleh raksasa teknologi global Nvidia, menilai Batam memiliki potensi besar sebagai pusat infrastruktur digital. Letak geografis yang strategis dan dukungan infrastruktur yang terus berkembang menjadi alasan utama perusahaan asal Australia itu memilih kota ini. Kehadiran pusat data AI ini diyakini akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi utama investasi teknologi di kawasan Asia Tenggara.
BP Batam, sebagai pengelola kawasan, terus mendorong masuknya investasi bernilai tambah tinggi. Sementara itu, PLN Batam berperan krusial dalam memenuhi kebutuhan energi yang menjadi syarat mutlak bagi industri pusat data. Sinergi antara kedua institusi ini dinilai menjadi fondasi penting untuk merealisasikan proyek tersebut dan menciptakan iklim investasi yang kompetitif.
Selain memperkuat sektor teknologi, investasi ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Batam. Kehadiran proyek berskala besar berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas industri pendukung, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi antara BP Batam, PLN Batam, DayOne, dan Firmus Technologies menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kompetitif.
Pengembangan pusat data AI ini sekaligus mempertegas posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dan infrastruktur teknologi di Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak, Batam diproyeksikan menjadi gerbang investasi teknologi masa depan, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga di tingkat regional Asia Tenggara. (Ham)