POPDA X Kepri Resmi Dibuka di Karimun, 400 Atlet Pelajar Siap Bertanding Cari Tiket ke PON

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 17:01:01 WIB
Gubernur Kepri resmi membuka POPDA X di Karimun dengan diikuti 400 atlet pelajar.

KARIMUN — Sebanyak 400 atlet pelajar dari seluruh Kepulauan Riau turun bertanding dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X yang dibuka langsung Gubernur Kepri di Kawasan Pesisir, Karimun, Kamis (2/7/2026). Ajang empat tahunan ini menjadi panggung seleksi atlet muda sebelum berlaga di tingkat nasional.

Gubernur: Olahraga Bangun Karakter, Bukan Sekadar Juara

Dalam pidato pembukaannya, Gubernur Kepri menekankan bahwa kompetisi ini lebih dari sekadar perebutan medali. Ia menyebut olahraga sebagai sarana strategis membentuk jiwa sportivitas dan daya saing generasi muda.

“Semoga POPDA ke-10 ini menjadi ladang lahirnya atlet-atlet unggul yang kelak mampu mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Gubernur di hadapan kontingen dari tujuh kabupaten/kota.

Karimun Tuan Rumah Perdana, Bupati Jamin Fasilitas Maksimal

Ini kali pertama Karimun dipercaya menjadi tuan rumah POPDA. Bupati Karimun menyatakan kesiapan penuh, mulai dari venue pertandingan hingga akomodasi atlet dan ofisial.

“Seluruh jajaran kami siap memberikan pelayanan terbaik. Kami menyambut hangat kedatangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial dari setiap kabupaten dan kota di Kepri,” tegas Bupati.

Ajang Pembibitan Atlet Muda Menuju PON

POPDA X Kepri mempertandingkan berbagai cabang olahraga unggulan. Atlet yang tampil merupakan hasil seleksi ketat di tingkat kabupaten dan kota. Rangkaian pertandingan akan berlangsung di sejumlah lokasi di wilayah Karimun hingga beberapa hari ke depan.

Bupati Karimun berharap ajang ini tidak hanya melahirkan juara di atas lapangan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpelajar se-Kepri. “Semoga persaudaraan ini terus terjaga, bahkan setelah kompetisi usai,” ujarnya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: metroindonesia.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top