BATAM — Peringatan dini cuaca ekstrem dikeluarkan BMKG untuk Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Lingga. Masyarakat diimbau tidak lengah terhadap potensi hujan dengan akumulasi curah hujan harian mencapai kategori sedang, yakni 20 hingga 50 milimeter per hari, yang dapat disertai sambaran petir dan angin kencang.
BMKG menjelaskan bahwa saat ini terdapat fenomena belokan angin (shearline) di wilayah Kepulauan Riau. Kondisi atmosferik ini menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara, yang dinilai sangat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan secara masif di langit Kepri. Akibatnya, hampir seluruh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Berdasarkan data prakiraan cuaca yang berlaku dari Senin pukul 07.00 WIB hingga Selasa pukul 07.00 WIB, pola cuaca di setiap kabupaten/kota memiliki perbedaan. Berikut rinciannya:
Meski pola hujan bervariasi, indikator suhu udara dan arah angin tercatat sangat seragam di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, angin diprakirakan bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan bervariasi antara 1 hingga 17 kilometer per jam.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang, banjir genangan, dan sambaran petir saat hujan berintensitas tinggi terjadi. BMKG juga mengingatkan nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran untuk memperhatikan kecepatan angin yang dapat meningkat secara tiba-tiba.