Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Luncuran Abu Capai 3,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:47:01 WIB
Gunung Semeru erupsi pada Sabtu pagi dengan tinggi kolom letusan mencapai 4.676 meter di atas permukaan laut.

LUMAJANG — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, melaporkan erupsi terjadi pada pukul 06.21 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kolom abu teramati bergerak ke arah timur laut, tenggara, dan selatan dengan intensitas tebal. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 6 menit 35 detik.

Awan Panas Mengarah ke Besuk Kobokan

"Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 3,5 km ke arah Besuk Kobokan," ujar Mukdas Sofian di Lumajang, Sabtu.

Mukdas menegaskan bahwa saat ini status Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga. Rekomendasi dari pihak berwenang, masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km dari puncak.

Rekomendasi untuk Warga di Sekitar Gunung

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga untuk tidak mendekati pusat erupsi. Zona berbahaya mencakup area yang kerap menjadi jalur luncuran awan panas dan aliran lahar.

Masyarakat di lereng Semeru juga diminta mewaspadai potensi perluasan awan panas, guguran batu, dan hujan abu lebat yang bisa mengganggu pernapasan serta mengancam keselamatan.

Data dari pos pengamatan menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih fluktuatif. Erupsi sebelumnya juga pernah melontarkan material vulkanik ke arah yang sama, menjadikan Besuk Kobokan sebagai salah satu zona paling rawan.

Pewarta: Zumrotun Solichah | Nadilla

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top