KARIMUN — Bupati Karimun Iskandarsyah menegaskan bahwa kondisi keamanan dan kenyamanan merupakan fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan pengurus dan anggota Kerukunan Pemuda Karimun (KPK) yang tengah merayakan HUT ke-28 organisasi tersebut, Minggu (2/8).
“Keamanan dan kenyamanan adalah fondasi utama pembangunan. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas daerah agar Kabupaten Karimun semakin dipercaya sebagai tujuan investasi,” tegas Iskandarsyah dalam sambutannya.
Bupati menilai iklim investasi yang kondusif akan membuka peluang masuknya modal baru. Dampaknya, lapangan pekerjaan terbuka dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara langsung.
Karimun sendiri memiliki posisi geografis yang kompetitif karena berada di jalur Selat Malaka, salah satu lintasan pelayaran internasional terpadat di dunia. Keunggulan ini, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal oleh semua pihak, termasuk generasi muda.
“Kami mengajak para pemuda untuk proaktif menangkap peluang tersebut demi memacu laju perekonomian dan perdagangan daerah,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-28 KPK diawali dengan doa bersama. Acara juga diisi dengan penyampaian pandangan dari tokoh masyarakat, Nurdin Basirun, yang mengapresiasi konsistensi organisasi pemuda ini selama hampir tiga dekade.
Nurdin menilai KPK telah berkontribusi nyata dalam memperkuat persatuan dan mendukung arah pembangunan di Kabupaten Karimun. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antaranggota dan alumni organisasi.
Hadir dalam kesempatan tersebut mantan Ketua KPK Rahman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun.
Pemerintah Kabupaten Karimun berharap peringatan HUT ke-28 ini mampu memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan visi Kabupaten Karimun yang aman, maju, dan berdaya saing global. Dukungan dari organisasi kepemudaan seperti KPK menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas sosial yang dibutuhkan bagi pertumbuhan investasi jangka panjang di daerah kepulauan tersebut.