ANAMBAS — Proses penilaian akreditasi di RSUD Tarempa resmi berakhir setelah Tim Surveior LARS DHP menyelesaikan seluruh rangkaian evaluasi selama beberapa hari terakhir. Momen ini tidak hanya menjadi akhir dari sebuah proses administratif, melainkan awal dari evaluasi menyeluruh bagi manajemen rumah sakit.
Bupati Aneng menyebut tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dan perbatasan tidaklah ringan. Karena itu, ia memastikan seluruh rekomendasi yang diberikan tim surveior akan menjadi bahan evaluasi utama untuk memperkuat sarana prasarana, tata kelola, hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) di RSUD Tarempa.
Menurut Bupati, kehadiran tim surveior tidak hanya sekadar menilai. Lebih dari itu, proses pendampingan yang diberikan selama survei berlangsung menjadi bekal penting bagi pengembangan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
"Apa pun hasil akreditasi yang diperoleh nantinya, semangat melakukan perbaikan harus terus dijaga," kata Aneng dalam sambutannya di hadapan Sekretaris Daerah Sahtiar, Direktur RSUD Tarempa, dan seluruh civitas hospitalia.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berkomitmen mendukung penguatan RSUD Tarempa melalui sejumlah langkah konkret. Mulai dari peningkatan fasilitas, pengembangan tenaga kesehatan, penguatan sistem manajemen, hingga pemanfaatan teknologi informasi agar pelayanan semakin efektif, aman, dan berkualitas.
Bupati menegaskan tujuan utama yang ingin dicapai dari seluruh proses ini adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, tepat, ramah, dan humanis bagi seluruh masyarakat Anambas.
Ia menilai RSUD Tarempa memiliki peran strategis sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk itu, sinergi antara rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.
Sinergi tersebut dinilai krusial agar sistem pelayanan kesehatan di daerah kepulauan semakin terintegrasi. Dengan begitu, pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan tidak lagi terkendala oleh koordinasi antar-instansi yang lemah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aneng juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Surveior LARS DHP atas dedikasi, pendampingan, serta berbagai masukan yang diberikan. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit menjadikan setiap rekomendasi sebagai motivasi untuk berbenah dan memperkuat budaya mutu di seluruh lini pelayanan.
Bupati turut memberikan penghargaan kepada Direktur RSUD Tarempa beserta seluruh civitas hospitalia atas kerja keras dan komitmen dalam mengikuti proses akreditasi. Ia menyebut kerja keras tersebut merupakan fondasi penting bagi kemajuan layanan kesehatan di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Vietnam itu.
Menutup sambutannya, Aneng menyampaikan terima kasih atas ilmu dan pendampingan yang diberikan tim surveior. Ia juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan survei masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan, seraya berharap kemitraan yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kepulauan Anambas.