BATAM — Sebanyak 10 provinsi di Pulau Sumatera mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Sumatera 2026 yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau. Agenda ini dirancang sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan di wilayah Sumatera.
Adapun 10 wilayah yang menjadi peserta dalam forum tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, dan tuan rumah Kepulauan Riau. Pertemuan tingkat tinggi ini menyatukan unsur pimpinan daerah dari berbagai latar belakang untuk membahas isu-isu strategis kewilayahan.
Pemilihan Batam sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Batam dinilai menjadi representasi penting bagi dinamika pembangunan di kawasan barat Indonesia.
Forum ini juga menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan langkah antarprovinsi dalam menghadapi tantangan bersama, mulai dari stabilitas keamanan hingga peningkatan daya saing ekonomi regional. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Sumatera.
Meski detail agenda tidak dirilis secara lengkap, tema yang diusung memberikan gambaran jelas tentang fokus utama pembahasan. Tema "Sinergi Forkopimda Sumatera Maju Bersama, Aman, Makmur dan Berdaya Saing" mengindikasikan empat pilar utama yang menjadi prioritas: kebersamaan, keamanan, kesejahteraan, dan daya saing.
Koordinasi antar Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menjadi krusial karena menyangkut penyelarasan kebijakan antara eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan di tingkat provinsi. Lewat forum ini, perbedaan kondisi dan prioritas tiap daerah diharapkan bisa dijembatani demi kepentingan yang lebih besar.
Informasi lebih lanjut mengenai hasil dan kesepakatan yang dicapai dalam Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 akan disampaikan menyusul. Jurnalis KompasTV, Riki Ramadhoni, melaporkan langsung dari lokasi acara di Batam.