Polresta Tanjungpinang Tangkap Satu dari Empat Pencuri Kabel Jembatan I Dompak, Kerugian Negara Capai Rp 1 Miliar

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:05:32 WIB
Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti pencurian kabel di Jembatan I Dompak yang diamankan dari tersangka MAS di Polresta Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG — Penangkapan dilakukan di Jalan Engku Putri, Kecamatan Bukit Bestari, pada Rabu (12/8). Pelaku berinisial MAS (18 tahun) diringkus bersama barang bukti satu unit mobil Daihatsu Xenia putih yang memuat satu gulungan besar kabel dan sebuah gunting besi berukuran besar.

Wakil Kepala Polresta Tanjungpinang, AKBP Farouk Oktora, mengungkapkan bahwa komplotan ini telah beraksi sebanyak tiga kali. Dari total empat pelaku, tiga lainnya masih buron dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Modus Beraksi di Malam Hari dan Target Tembaga

Para pelaku menjalankan aksinya saat kondisi jembatan sepi, yakni pada malam hari. Mereka memotong kabel pada struktur fisik jembatan menggunakan gunting besar, lalu menarik dan mengupas kulit kabel untuk mengambil tembaga di dalamnya.

"Tembaga itu rencananya akan dijual pelaku, dengan harga mencapai Rp 1 miliar," ungkap AKBP Farouk Oktora di Tanjungpinang, Sabtu.

MAS saat ini telah ditahan di Mapolresta Tanjungpinang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun dan denda maksimal Rp 500 juta.

Jembatan Gelap Gulita, Gubernur Kepri Minta Tindak Tegas

Peristiwa ini menjadi sorotan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Pasalnya, kondisi jalan di Jembatan Dompak kini gelap gulita pada malam hari setelah kabel penerangan digasak para pencuri, mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi gerak cepat Polresta Tanjungpinang dalam mengungkap kasus ini. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap penindakan tegas terhadap pelaku pencurian atau perusakan fasilitas publik.

"Kita dukung penuh polisi menindak tegas pelaku pencurian atau perusakan fasilitas publik seperti ini, karena sangat merugikan pemerintah serta masyarakat pengguna akses Jembatan Dompak, terutama di malam hari," ucap Ansar.

Jembatan I Dompak merupakan infrastruktur vital yang dibangun menggunakan dana APBD Pemprov Kepri dan menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan. Kini, aparat kepolisian terus memburu tiga pelaku lainnya yang masih melarikan diri.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top