Polsek Bunguran Timur Patroli Cegah Karhutla di Natuna Saat Musim Kemarau, Edukasi Warga Larangan Bakar Lahan

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Rabu, 02 September 2026 | 13:00:01 WIB
Personel Polsek Bunguran Timur memeriksa titik rawan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah desa di Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, pada Selasa (18/2).

NATUNA — Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan digencarkan Polsek Bunguran Timur di tengah musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna. Personel gabungan Binmas dan Bhabinkamtibmas turun memeriksa titik rawan serta memastikan kesiapan sumber air untuk penanganan dini.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini menyasar beberapa desa di Kecamatan Bunguran Timur. Mereka memantau kondisi lahan kering dan aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran.

Mengapa Patroli Ini Krusial?

Cuaca panas yang menyengat membuat lahan cepat kering. Dalam kondisi seperti ini, api kecil yang muncul dari aktivitas membakar sampah atau membuka lahan bisa menjalar dengan cepat dan sulit dikendalikan.

Patroli dipimpin Panit Unit 1 Binmas Polsek Bunguran Timur Ipda Tatang Hidayat bersama Panit Unit 2 Binmas Bripka Birwan Fitria Yuardi. Mereka didampingi sejumlah Bhabinkamtibmas dari Desa Cemaga Tengah, Pengadah, Tapau, dan Sungai Ulu, serta personel piket Intel dan Reskrim.

Tidak Ada Titik Api, Bukan Berarti Aman

Hasil pemeriksaan di lapangan memang melegakan. Tidak ditemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan oleh warga selama patroli berlangsung.

Namun, kondisi nihil ini tidak lantas membuat aparat menurunkan kewaspadaan. Sebaliknya, upaya pencegahan justru diperketat karena risiko kebakaran masih tinggi selama musim kering berlangsung.

Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian melainkan butuh peran aktif masyarakat. Ia meminta warga untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran.

"Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan kewaspadaan bersama, potensi kebakaran dapat dideteksi dan dicegah sedini mungkin," ujar Kapolsek.

Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat

Polsek Bunguran Timur saat ini terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga tokoh masyarakat. Jalur komunikasi yang cepat diharapkan mempercepat penanganan jika muncul potensi kebakaran.

Masyarakat yang menemukan indikasi awal kebakaran diminta segera melapor ke aparat terdekat. Mencegah api yang masih kecil dinilai jauh lebih mudah dibandingkan memadamkan kebakaran yang sudah meluas.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: metroindonesia.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top