BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad mendorong penguatan deteksi dini sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi kerawanan di tengah masyarakat. Sinergi antara Pemkot Batam dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketenteraman kota.
Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima audiensi pengurus FKDM Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (2/9/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung.
Menurut Amsakar, informasi akurat dari lapangan sangat menentukan cepat atau lambatnya pemerintah merespons potensi ancaman. Dengan deteksi dini yang baik, langkah pencegahan bisa diambil sebelum persoalan meluas.
Keberadaan FKDM dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mendeteksi berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) sejak dini. Amsakar menyebut fungsi ini penting untuk memetakan dinamika yang berkembang di masyarakat.
“Keberadaan FKDM sangat strategis untuk membantu pemerintah memetakan dinamika di tengah masyarakat. Dengan deteksi dini yang akurat, kita bisa mengambil langkah pencegahan lebih cepat sehingga keamanan dan kondusivitas Kota Batam tetap terjaga,” ujar Amsakar.
Ia menekankan bahwa informasi mengenai dinamika masyarakat harus disampaikan secara cepat dan tepat. Dengan begitu, pemerintah dapat menentukan langkah yang sesuai dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
Amsakar berharap FKDM tidak berhenti pada penyampaian laporan saja. Organisasi ini diminta memberikan masukan yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan dan iklim investasi di Batam. Sinergi antara Pemko Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan elemen masyarakat perlu terus diperkuat untuk menjaga iklim kondusif tersebut.
Amsakar mendorong koordinasi FKDM berjalan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Hal ini dinilai penting agar potensi persoalan di masyarakat dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sebelum berdampak lebih luas.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk terus memfasilitasi dan mengoptimalkan program kerja FKDM. Ia menegaskan penguatan koordinasi diperlukan agar informasi dari lapangan dapat ditindaklanjuti secara responsif dan terukur.
Melalui audiensi tersebut, FKDM Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif. Mereka siap memberikan laporan mengenai kondisi kewaspadaan dini daerah serta menyampaikan saran dan pertimbangan kepada Pemerintah Kota Batam.