Pencarian

Serial True Crime Missing Pieces Digarap 20 Episode, Dibagi Dua Season

Rabu, 14 Oktober 2026 • 20:07:31 WIB
Serial True Crime Missing Pieces Digarap 20 Episode, Dibagi Dua Season
Hearst Networks UK dan Super Channel Kanada menyetujui produksi serial true crime Missing Pieces sebanyak 20 episode.

KEPULAUAN RIAU — Hearst Networks UK dan Super Channel Kanada resmi memberi lampu hijau untuk Missing Pieces, serial true crime 20 episode produksi Black Watch Entertainment asal Manitoba. Dua season masing-masing 10 episode akan digarap berurutan, dengan ITV Studios masuk sebagai distributor internasional. Setiap episode berdurasi satu jam dan merekonstruksi kasus pembunuhan dari satu petunjuk mengerikan berupa potongan tubuh korban.

Produksi serial ini dikerjakan Black Watch Entertainment, rumah produksi yang berbasis di Manitoba, Kanada. Format dua season yang syuting berbarengan menandai komitmen besar untuk lini true crime, genre yang belakangan jadi andalan platform streaming dan televisi berbayar di berbagai pasar.

ITV Studios ditunjuk sebagai distributor internasional, membuka peluang Missing Pieces tayang di luar Inggris dan Kanada. Kesepakatan ini juga menegaskan posisi Manitoba sebagai salah satu lokasi produksi yang ramah bagi proyek internasional.

Premis: Satu Potongan Tubuh, Satu Kasus

Setiap episode Missing Pieces dibangun dari satu petunjuk tunggal: potongan tubuh korban yang terpisah, mulai dari anggota badan hingga torso. Dari temuan itu, penyidik bergerak mundur untuk mengidentifikasi korban dan mengungkap rangkaian kejadian di baliknya.

Penyelidikan dalam tiap kasus melibatkan bukti DNA, laporan orang hilang, jejak digital, dan analisis forensik. Alur cerita dibawa dari momen penemuan hingga proses hukum, bukan hanya berhenti di teka-teki identitas korban.

Selain penyidik, cerita juga disampaikan lewat keterangan saksi, anggota keluarga, dan para ahli yang paling dekat dengan tiap kasus. Pendekatan ini menempatkan dimensi manusia sebagai bagian dari narasi, bukan sekadar reka ulang adegan kriminal.

Kutipan Kreator soal Sudut Pandang Baru

Pendiri Black Watch sekaligus kreator Missing Pieces, Meghan Duffy, menyebut format ini sebagai cara lain bercerita di genre true crime. "Kami selalu mencari cara baru untuk menuturkan kisah true crime, dan Missing Pieces menawarkan sudut pandang yang benar-benar unik," kata Duffy.

Duffy menambahkan, "Setiap kasus dimulai dari satu potongan tubuh korban, dan kami mengikuti penyidik saat mereka bekerja mundur untuk mengungkap apa yang terjadi, mengidentifikasi korban, dan akhirnya menemukan orang yang bertanggung jawab."

Duffy sendiri menjabat executive producer untuk Black Watch. Dari sisi Hearst, Diana Carter dan Mark Marabella mengisi posisi yang sama, sementara Kim Ball menjadi Executive in Charge of Production untuk Super Channel, dan Alison Reid bertugas sebagai showrunner.

Insentif Pajak dan Rekam Jejak Black Watch

Missing Pieces memenuhi syarat untuk kredit pajak provinsi hingga 65 persen, tanpa kewajiban memenuhi aturan konten Kanada (CanCon). Karena Duffy adalah kreatornya, produksi ini juga berhak atas insentif pajak federal sebesar 25 persen.

Black Watch berdiri sejak 2010 dan punya sejumlah kredit produksi, termasuk Finally Caught serta Secrets, Lies and DNA Ties untuk Superchannel dan ITV. Rumah produksi ini juga mengerjakan The Woman With Red Lipstick, I Have to Kill My Neighbor, dan Match, Meet Murder untuk Lifetime Network.

Deretan kredit lainnya mencakup Moral Injuries: The Art of Jordan Van Sewell untuk CBC dan Snowmance untuk MarVista Entertainment. Kombinasi pengalaman di genre kriminal dan drama televisi jadi modal Black Watch menggarap proyek 20 episode ini.

Bagi pasar hiburan, greenlight Missing Pieces menambah pasokan konten true crime yang permintaannya tetap tinggi di platform streaming dan televisi berbayar. Model dua season sekaligus juga memangkas jeda produksi, sehingga distributor seperti ITV Studios bisa menyiapkan penjualan lintas negara lebih cepat.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: deadline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks