BATAM — Di tengah tren positif kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 257.928 orang hingga Februari 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyoroti peran para pengemudi daring sebagai aktor kunci di lapangan. Angka itu mencatatkan peningkatan 25,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Amsakar, driver online adalah pihak yang langsung berhadapan dengan wisatawan dan mampu memberikan pengalaman berkualitas dan berkelanjutan. “Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” katanya dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Batam Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaludin, dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono.
Selain memberikan apresiasi, Amsakar juga mendengar langsung masukan dan aspirasi dari perwakilan driver online. Ia mendorong terciptanya ekosistem transportasi digital yang lebih baik, sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” terang orang nomor satu di Batam tersebut. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara hak pengemudi dan kebutuhan industri.
Dalam kesempatan itu, Amsakar menegaskan pentingnya komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi, dan pemerintah. Menurutnya, sinergi tiga pihak ini menjadi kunci untuk merumuskan solusi yang berkeadilan bagi seluruh pemangku kepentingan. “Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada investasi modal besar, tetapi juga pada peran sektor informal yang menopang langsung industri pariwisata. Dengan regulasi anyar dari pusat, Batam berpeluang menjadi contoh implementasi perlindungan pekerja transportasi online di tingkat daerah.