Kapolda Kepri Minta Maaf ke Wartawan Anambas, Tegur Jajaran soal Pembatasan Akses Liputan saat Kunjungan Kerja

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24:59 WIB
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin meminta maaf kepada wartawan Anambas atas pembatasan akses liputan.

ANAMBAS — Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menggelar pertemuan dengan belasan wartawan lokal di Tolam Resort, Rabu (13/5/2026) malam. Pertemuan itu menjadi ajang klarifikasi atas protokol pengamanan yang dinilai menghambat kerja jurnalis saat meliput kunjungan kerja orang nomor satu di Polda Kepri tersebut.

Dalam dialog yang berlangsung kekeluargaan itu, jenderal bintang dua tersebut mengaku terkejut dengan sistem pengamanan yang diterapkan anak buahnya di lapangan. Ia menegaskan tidak pernah meminta pengawalan ketat selama bertugas di wilayah mana pun.

"Saya Sangat Terkejut" — Kapolda Akui Ada Miskomunikasi

"Saya sangat terkejut melihat sistem pengamanan jajaran saya di lapangan. Saya menegaskan tidak pernah meminta pengawalan ketat selama bertugas di wilayah mana pun," kata Irjen Pol Asep Safrudin dalam pertemuan tersebut.

Kapolda menambahkan, insiden ini murni akibat miskomunikasi soal aturan protokoler antara awak media dan personel pengamanan. Ia langsung merespons cepat keluhan yang masuk dari rekan-rekan jurnalis.

Permintaan Maaf Langsung dan Teguran ke Jajaran

Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada belasan wartawan yang hadir. Ia juga menegaskan akan mengevaluasi prosedur pengamanan di kunjungan kerja mendatang.

"Ke depan, saya pastikan tidak ada lagi pembatasan akses bagi teman-teman media. Tugas kalian penting untuk menyampaikan informasi ke publik," ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung hingga malam hari itu diharapkan menjadi titik terang hubungan antara kepolisian dan insan pers di Kepulauan Anambas. Kapolda berjanji akan menegur jajarannya agar kejadian serupa tidak terulang.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: jurnalterkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top