BATAM — Tiga wilayah di Kepri masuk dalam zona waspada cuaca ekstrem pada siang hari nanti. BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur Kota Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan secara tiba-tiba.
“Kondisi ini dapat disertai kilat atau petir serta embusan angin kencang. Masyarakat di tiga daerah itu agar lebih waspada terhadap pohon tumbang atau baliho yang rapuh,” demikian peringatan tertulis dari BMKG Hang Nadim Batam, Rabu (20/5/2026).
Kabupaten Karimun diprakirakan menjadi satu-satunya daerah dengan cuaca paling stabil. Wilayah ini diprediksi cerah berawan sejak pagi hingga siang hari, berbeda dengan daerah lain yang berpotensi diguyur hujan.
Sementara itu, Kabupaten Lingga perlu mewaspadai hujan ringan yang diprakirakan turun mulai siang hingga dini hari. Adapun Kabupaten Natuna akan mengalami hujan lebih awal, yakni sejak pagi hingga siang hari.
BMKG juga mencatat variasi kecepatan angin di seluruh Kepri. Secara umum, angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 13 kilometer per jam.
Kecepatan angin terendah terpantau di Batam. Sebaliknya, embusan angin paling kuat diprakirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, yang kerap menjadi wilayah dengan intensitas angin lebih tinggi saat musim pancaroba.
Suhu udara di Kepri pada Kamis nanti diprakirakan berada pada kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius. Kondisi ini masih dalam batas normal untuk wilayah tropis seperti Kepulauan Riau.
BMKG mengimbau warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk membawa jas hujan dan menghindari berlindung di bawah pohon besar saat terjadi petir. Nelayan dan pengguna transportasi laut di perairan Anambas dan Natuna juga diminta memperhatikan potensi peningkatan kecepatan angin yang bisa memicu gelombang tinggi.