Pencarian

Tim Gabungan Cari Potongan Tubuh Pria di Perairan Jemaja Timur, Nelayan Temukan saat Melaut

Sabtu, 18 Juli 2026 • 02:43:31 WIB
Tim Gabungan Cari Potongan Tubuh Pria di Perairan Jemaja Timur, Nelayan Temukan saat Melaut
Seorang nelayan menemukan potongan tubuh diduga manusia saat melaut di Perairan Jemaja Timur, Kepulauan Anambas.

ANAMBAS — Seorang nelayan menjadi saksi pertama penemuan potongan tubuh tersebut saat dalam perjalanan pulang usai memancing. Awalnya, ia mengira benda yang terapung di laut adalah plastik hitam. Namun setelah terbawa ombak dan berputar, saksi menyadari benda itu diduga merupakan potongan tubuh manusia.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah mendapat laporan dari masyarakat. "Setiap informasi yang diterima akan kami tindak lanjuti secara cepat, profesional, dan terukur," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Kondisi Potongan Tubuh Sudah Membusuk

Kapolsek Jemaja menjelaskan, karena kondisi potongan tubuh telah mengeluarkan bau menyengat, saksi memilih tidak melakukan evakuasi. Ia segera melaporkan temuannya kepada warga sekitar, yang kemudian diteruskan ke perangkat Desa Genting Pulur dan Bhabinkamtibmas.

Personel Polsek Jemaja langsung berkoordinasi dengan TNI, Tim Basarnas Jemaja, pemerintah desa, serta masyarakat untuk melakukan pencarian di lokasi. "Kami segera mengerahkan personel menuju lokasi bersama TNI, Basarnas, pemerintah desa, dan masyarakat untuk melakukan penyisiran," kata Kapolsek Jemaja.

Pencarian Malam Hari Terkendala Jarak Pandang

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar Perairan Genting Pulur menggunakan transportasi laut. Namun hingga dini hari, potongan tubuh yang dilaporkan belum berhasil ditemukan kembali. Pencarian terkendala kondisi malam yang gelap, jarak pandang terbatas, serta karakteristik perairan yang dangkal sehingga menyulitkan proses penyisiran.

Polres Kepulauan Anambas memastikan proses pencarian akan dilanjutkan bersama seluruh unsur terkait. Di sisi lain, penyelidikan juga terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab peristiwa tersebut.

Sinergi TNI-Polri-Basarnas dan Warga

Kapolres menegaskan sinergi antara Polri, TNI, Basarnas, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis. "Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar proses pencarian dan penyelidikan dapat berjalan optimal, sehingga identitas korban dapat diketahui dan penyebab kejadian dapat segera terungkap," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: mandalapos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks