TANJUNGPINANG — Warga Kabupaten Karimun kini tidak perlu lagi berkeliling ke kantor-kantor pelayanan yang terpisah untuk mengurus dokumen. Sebanyak 31 tenant dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, dan sektor perbankan telah bergabung dalam satu gedung MPP di Coastal Area Tanjung Balai Karimun.
Gubernur Ansar Ahmad menjelaskan, kondisi geografis Kepri yang terdiri dari ribuan pulau dan berbatasan langsung dengan negara tetangga menuntut pelayanan publik berstandar internasional. "Kita tidak boleh terjebak dalam pola pikir birokrasi lama yang lamban, karena menunda pelayanan berarti membiarkan daerah kita tertinggal dari akselerasi investasi dan pembangunan regional," ujar Ansar saat peluncuran MPP, Jumat.
Menurutnya, era disrupsi digital membuat paradigma pemerintahan semakin kompetitif. Kecepatan, ketepatan, dan efisiensi menjadi kunci utama dalam tata kelola modern. MPP hadir sebagai solusi atas kendala birokrasi terfragmentasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Gedung eks Karimun Exhibition and Convention Centre ini telah dialihfungsikan menjadi pusat pelayanan publik sejak Februari 2026. Pengelolaannya berada di bawah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karimun.
Di dalamnya, warga bisa mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga layanan perbankan. "Masyarakat tidak perlu lagi menghadapi birokrasi yang terfragmentasi. Semua layanan penting dapat diakses dalam satu tempat dengan proses yang lebih mudah, cepat, dan efisien," kata Ansar.
Dengan diresmikannya MPP Karimun, kini total ada empat mall pelayanan publik di Provinsi Kepri. Sebelumnya, MPP telah beroperasi di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan. Pemerintah berkomitmen memangkas jarak dan waktu birokrasi melalui inovasi pelayanan publik di daerah kepulauan.
Ansar menambahkan, tantangan pelayanan publik di Kepri memiliki tingkat kompleksitas lebih tinggi dibanding daerah lain. Wilayah laut yang mendominasi dan letak geografis yang berbatasan langsung dengan Singapura serta Malaysia menuntut pelayanan cepat dan berkualitas.
Pemprov Kepri mengapresiasi Pemkab Karimun dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga MPP dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat. Keberadaan 31 tenant dalam satu gedung menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah, instansi vertikal, dan sektor perbankan mampu menyatukan visi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Warga tidak perlu lagi mendatangi berbagai kantor pelayanan yang lokasinya berjauhan untuk mengurus administrasi dan perizinan. Semua layanan kini terpusat di Coastal Area Tanjung Balai Karimun, memangkas waktu dan biaya transportasi antar pulau.
Gubernur Ansar berharap kehadiran MPP menjadi solusi atas berbagai kendala pelayanan yang selama ini dirasakan masyarakat. "MPP menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat transformasi pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," pungkasnya.