TANJUNGPINANG — Rapat koordinasi persiapan Hari Anak Nasional 2026 digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). Pertemuan itu membahas detail acara yang akan dipusatkan di Taman Gurindam Dua Belas, Tanjungpinang.
Lokasi ini diusulkan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Alasannya, taman tersebut memiliki area terbuka yang mampu menampung lebih dari 10 ribu orang, panggung permanen, dan pemandangan laut yang khas.
“Selain itu Taman Gurindam Dua Belas didukung panggung permanen dan memiliki pemandangan laut yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Sekdaprov Kepri Misni dalam rapat tersebut.
Konsep “Main Raya Anak Nusantara” akan menjadi tema utama peringatan tahun depan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Perwakilan Direktorat PAUD, Emilia, menyebut bahwa permainan tradisional akan menjadi ruang edukasi dan pengembangan karakter anak.
Salah satu sajian utama yang disiapkan adalah Tari Boria, karya seni budaya asli Kepulauan Riau yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Tarian ini direncanakan menjadi ikon pembuka acara dan melibatkan partisipasi anak-anak secara langsung.
Pemprov Kepri juga mengusulkan sejumlah agenda pendamping. Mulai dari kunjungan ke Dekranasda Kepri, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Pulau Penyengat, hingga kawasan Lagoi di Kabupaten Bintan.
Rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP) dan Ibu Wakil Presiden RI dijadwalkan mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam. Pemprov Kepri akan menginventarisasi berbagai bentuk bantuan yang bisa disinergikan dengan kementerian terkait, termasuk peluang pemberian beasiswa bagi masyarakat Kepri.
Rakor tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Sekdaprov Kepri Misni, dan perwakilan SERUNI KMP.