TANJUNGPINANG — KJK memilih mengutamakan persiapan administrasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar UKW gratis itu berjalan sukses. Amril menyebut kebutuhan uji kompetensi di Kepri masih tinggi, mengingat kegiatan serupa terakhir digelar di Tanjungpinang pada 2023.
Inisiatif Ketua Umum KJK untuk Wartawan Kepri
“Ini murni merupakan inisiatif Ketua Umum KJK yang ingin memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kompetensi wartawan di Kepulauan Riau. Tidak ada kepentingan lain selain membuka kesempatan bagi rekan-rekan wartawan untuk mengikuti UKW,” kata Amril di Tanjungpinang, Selasa (28/7/2026).
Jenjang Kompetensi: Muda, Madya, hingga Utama
Amril menjelaskan, banyak wartawan yang ingin meningkatkan jenjang kompetensinya, baik Wartawan Muda, Madya, maupun Utama. KJK berinisiatif menghadirkan kembali UKW di Tanjungpinang agar mereka tidak perlu mengikuti uji kompetensi di luar daerah.
“Kami tidak ingin berpolemik dengan siapa pun. Fokus kami saat ini adalah memastikan pelaksanaan UKW berjalan sukses dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi wartawan di Kepulauan Riau,” tegasnya.
UKW Bukan Sekadar Sertifikat, tapi Instrumen Profesionalisme
Menurut Amril, UKW merupakan instrumen untuk mengukur kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, memahami Kode Etik Jurnalistik, serta mematuhi peraturan perundang-undangan. Ia menambahkan, peningkatan kompetensi wartawan adalah kepentingan bersama yang semestinya mendapat dukungan dari seluruh pihak.
“Kalau memang ada pihak-pihak yang memiliki pandangan berbeda atau tidak mendukung pelaksanaan UKW ini, tentu kami menghormatinya. Namun, KJK akan tetap fokus bekerja mempersiapkan kegiatan ini demi kepentingan peningkatan kompetensi wartawan,” ujarnya.
Target: Lahirkan Wartawan Kompeten dan Berintegritas
Amril berharap UKW ini menjadi momentum lahirnya wartawan yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Pada akhirnya, masyarakat akan memperoleh manfaat melalui produk jurnalistik yang berkualitas, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.