Harga Emas Antam di Kepulauan Riau Naik Rp20.000 per Gram, Buyback Ikut Terkerek ke Rp2,45 Juta

Penulis: Teuku Fahreza  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 12:41:01 WIB
Harga emas Antam di Kepulauan Riau naik Rp20.000 per gram pada 31 Januari 2024.

TANJUNGPINANG — Harga emas batangan Antam kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Jumat (31/1). Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia pada pukul 09.12 WIB, harga dasar emas ukuran 1 gram naik Rp20.000 dari posisi sebelumnya Rp2.689.000 menjadi Rp2.709.000.

Kenaikan harga jual ini diikuti oleh harga beli kembali (buyback) yang menjadi acuan bagi nasabah yang ingin menjual emas batangan ke Antam. Buyback tercatat naik ke level Rp2.450.000 per gram dari sebelumnya Rp2.430.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam untuk Semua Ukuran

Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk seluruh pecahan yang diperjualbelikan hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.404.500
  • 1 gram: Rp2.709.000
  • 2 gram: Rp5.358.000
  • 3 gram: Rp8.012.000
  • 5 gram: Rp13.320.000
  • 10 gram: Rp26.585.000
  • 25 gram: Rp66.337.000
  • 50 gram: Rp132.595.000
  • 100 gram: Rp265.112.000
  • 250 gram: Rp662.515.000
  • 500 gram: Rp1.324.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.649.600.000

Setiap transaksi pembelian emas batangan di Butik Emas Logam Mulia disertai bukti potong PPh 22. Hal ini penting diperhatikan oleh pembeli, khususnya bagi mereka yang membeli dalam jumlah besar dan memerlukan dokumen perpajakan.

Apa Arti Kenaikan Ini bagi Investor di Kepri?

Bagi masyarakat Kepulauan Riau yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi, kenaikan harga hari ini mempertegas tren penguatan harga logam mulia dalam sepekan terakhir. Selisih antara harga jual dan harga buyback yang mencapai Rp259.000 per gram juga menjadi catatan tersendiri. Artinya, investor yang menjual emas batangan saat harga sedang tinggi tetap harus memperhitungkan spread tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Antam mengenai penyebab spesifik kenaikan harga hari ini. Namun secara umum, pergerakan harga emas Antam mengikuti fluktuasi harga emas global yang dipengaruhi oleh sentimen pasar, nilai tukar dolar AS, serta kebijakan suku bunga acuan.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top